BOGORTODAY.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tohaga menyiapkan sekitar 500 kios di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak penertiban.
Direktur Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, mengatakan, dari total 192 pedagang yang dipindahkan, pihaknya telah menyiapkan lahan dengan kapasitas hingga 500 kios.
“192, tapi kalau kita siapkan, lahan sudah sekitar 500 kios, harusnya masuk,” ujar Haris, Selasa (28/4/2026).
Guna mendorong para pedagang agar mau menempati kios yang tersedia, Perumda Tohaga memberikan pembebasan biaya sewa selama enam bulan. Haris menyebut, masih ada kekhawatiran di kalangan pedagang soal tingginya biaya sewa.
“Kita membebaskan dari sewa, enam bulan itu gratis. Memang mindset di teman-teman, ada yang takut sewanya mahal dan sebagainya,” kata dia.
Meski demikian, pedagang tetap dikenakan biaya kebersihan pasar. Haris menyebutkan, iuran tersebut berkisar antara Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per hari.
“Kalau pungutan buat kebersihan pasti bayar, mungkin tidak mahal, mungkin sekitar Rp 7.000–8.000,” kata Haris.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















