BOGORTODAY.COM – Menjaga kebersihan kamar mandi merupakan hal penting agar tetap nyaman digunakan dan terhindar dari kotoran maupun bau tak sedap. Tidak hanya kloset dan dinding, bagian lantai juga perlu dirawat secara rutin karena sering terkena air, sabun, dan kotoran yang menumpuk.
Sebagian orang biasanya menggunakan cairan pembersih khusus untuk membuat lantai kamar mandi kembali bersih dan mengilap. Namun, ada juga yang memilih menggunakan cairan pemutih pakaian karena dianggap ampuh menghilangkan noda membandel. Lalu, apakah cara ini benar-benar aman?
Risiko Menggunakan Pemutih pada Lantai Kamar Mandi
Penggunaan cairan pemutih atau bleach untuk membersihkan lantai kamar mandi sebenarnya tidak disarankan. Kandungan bahan kimia di dalamnya tergolong cukup keras, sehingga berpotensi merusak permukaan lantai, terutama pada jenis keramik tertentu.
Dalam jangka panjang, pemakaian pemutih dapat membuat lapisan lantai menjadi kusam, rapuh, bahkan mengalami kerusakan permanen. Selain itu, sisa cairan yang tidak terbilas dengan sempurna bisa menimbulkan iritasi pada kulit, yang tentu berbahaya, apalagi jika ada anak kecil di rumah.
Cara Membersihkan Lantai Kamar Mandi yang Tepat
Agar lantai kamar mandi tetap bersih tanpa risiko kerusakan, sebaiknya gunakan metode yang lebih aman berikut ini:
- Gunakan pembersih khusus
Pilih cairan pembersih lantai yang memang diformulasikan untuk kamar mandi. Gunakan secukupnya agar tidak merusak permukaan keramik.
- Sikat bagian yang kotor
Gunakan sikat kamar mandi untuk mengangkat noda, terutama pada bagian yang menguning atau berkerak. Setelah diberi cairan pembersih, diamkan sekitar 10–15 menit sebelum dibilas dengan air bersih.
- Bersihkan nat dengan bahan alami
Untuk sela-sela keramik (nat), kamu bisa memanfaatkan campuran baking soda dan air dengan perbandingan 2:1. Jika noda lebih membandel, campurkan baking soda dengan cuka dalam perbandingan yang sama.
Namun, perlu diingat bahwa cuka tidak cocok untuk semua jenis lantai. Bahan seperti marmer, granit, atau batu alam bisa rusak jika terlalu sering terkena cuka.
- Gunakan sikat lembut untuk detail
Aplikasikan campuran pembersih pada nat menggunakan sikat gigi berbulu halus agar hasilnya lebih maksimal tanpa merusak permukaan.
- Bilas dan keringkan dengan baik
Setelah disikat, bilas lantai hingga bersih dan biarkan mengering. Jika perlu, gunakan pelapis (sealer) agar nat tetap bersih lebih lama.
Frekuensi Membersihkan Kamar Mandi
Agar kebersihan tetap terjaga, kamar mandi idealnya dibersihkan setiap satu hingga dua minggu sekali. Jika digunakan oleh banyak orang, pembersihan sebaiknya dilakukan lebih sering, misalnya seminggu sekali.
Meskipun terlihat praktis, penggunaan pemutih untuk membersihkan lantai kamar mandi justru berisiko merusak permukaan dan membahayakan kesehatan. Menggunakan pembersih yang tepat serta teknik yang benar akan membantu menjaga lantai tetap bersih, awet, dan aman bagi seluruh penghuni rumah.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















