Pastikan Sopir dan Armada Layak Operasi, Dishub Bersama RSUD R. Moh. Noh Nur Gelar Uji Terpadu

BOGORTODAY.COM – Memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, RSUD R. Moh. Noh Nur bersama UPT Puskesmas Leuwiliang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor menggelar aksi kolaborasi pelayanan publik di Terminal Leuwiliang, pada Selasa (12/5/2026).

Dimulai sejak pukul 07.30 WIB, kegiatan terpadu ini menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), pemeriksaan KIR, hingga uji emisi kendaraan. Agenda tersebut sengaja diselenggarakan untuk mendukung keselamatan lalu lintas secara menyeluruh dengan memastikan kondisi fisik pengemudi maupun kelaikan kendaraan dalam keadaan prima.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 50 unit kendaraan mengikuti uji KIR dan 30 unit kendaraan menjalani uji emisi. Sementara itu, posko Cek Kesehatan Gratis diserbu oleh 63 pengunjung, dengan rincian medis berupa 16 pemeriksaan kolesterol dan 63 pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS).

Apresiasi juga diberikan kepada para pengemudi dan pemilik kendaraan yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pengecekan fisik serta kendaraan. Mereka menerima bantuan paket sembako dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor sebagai bentuk dukungan langsung.

BACA JUGA :  Mobil PHEV China Mulai Masuk Indonesia, Toyota Nilai Persaingan Elektrifikasi Kian Menarik

Komitmen Bersama Demi Keselamatan Jalan Raya

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dra. Lutfi Sahara, menyampaikan bahwa sinergi dalam momentum HJB ke-544 ini merupakan langkah konkret untuk memastikan aspek keselamatan bertransportasi di wilayah Bogor.

“Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara RSUD R. Moh. Noh Nur, UPT Puskesmas Leuwiliang, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor agar kendaraan maupun para sopir berada dalam kondisi sehat dan layak saat beroperasidi jalan raya,” ujar Lutfi.

Ia juga berharap melalui skema jemput bola ini, para pelaku transportasi dan masyarakat umum dapat semakin meningkatkan kepedulian terhadap kelaikan armada serta kesehatan pribadi demi keselamatan bersama.

Senada dengan hal tersebut, Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur Kabupaten Bogor, dr. Vitrie Winastri, S.H., M.A.R.S., menegaskan pentingnya kehadiran fasilitas kesehatan yang menyentuh langsung simpul-simpul aktivitas masyarakat seperti terminal.

BACA JUGA :  Jangan Langsung Dibuang! Sisa Makanan Ini Bisa Menyuburkan Tanaman di Rumah

“Kegiatan ini menjadi bentuk pelayanan kesehatan langsung bagi masyarakat dan pengemudi, agar mereka dipastikan tetap sehat dan bugar saat beraktivitas mencari nafkah,” tutur dr. Vitrie.

Dukungan serupa diutarakan oleh Kepala UPT Puskesmas Leuwiliang, dr. James G.H. Tambun. Menurutnya, faktor kesehatan pengemudi angkutan umum maupun logistik memiliki korelasi langsung terhadap penurunan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kesehatan pengemudi sangat penting untuk mendukung keselamatan di jalan raya. Kelelahan atau kondisi medis yang tidak terdeteksi bisa berakibat fatal,” tegas dr. James.

Melalui keberhasilan aksi bersama ini, jajaran RSUD R. Moh. Noh Nur, UPT Puskesmas Leuwiliang, dan Dishub Kabupaten Bogor berharap manfaat rillnya dapat langsung dirasakan masyarakat luas. Gerakan ini sekaligus diharapkan mampu menjadi pemantik meningkatnya kesadaran kolektif terhadap standarisasi transportasi yang aman, nyaman, dan sehat di Kabupaten Bogor.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================