Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

Nyeri haid
Ilustrasi Nyeri Haid. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Nyeri haid atau dismenore merupakan kondisi yang ditandai dengan rasa kram di perut bagian bawah selama periode menstruasi. Selain kram, nyeri haid juga dapat disertai sensasi berdenyut, terasa penuh, atau seperti kembung sehingga membuat perut sangat tidak nyaman.

Keluhan nyeri saat menstruasi sebenarnya merupakan hal yang umum dan wajar dialami oleh banyak wanita. Namun, pada kondisi tertentu, nyeri haid bisa terasa tidak normal bahkan berbahaya, sehingga perlu diwaspadai sejak dini.

Penyebab Nyeri Haid

Secara medis, nyeri haid dibagi menjadi dua jenis, yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder.

  1. Dismenore Primer
BACA JUGA :  Wabup Bogor Ajak Warga Perkuat Iman di Tahun Baru Islam 1448 H

Dismenore primer disebabkan oleh faktor intrinsik dari uterus atau rahim, terutama akibat ketidakseimbangan hormon steroid seks. Nyeri biasanya dirasakan di perut bagian bawah dan dapat menjalar hingga ke bokong serta sisi medial paha.

Selain rasa nyeri, keluhan lain yang sering menyertai adalah mual, muntah, dan gangguan buang air besar. Pada kondisi yang cukup berat, sebagian wanita bahkan dapat mengalami pingsan atau kehilangan kesadaran.

  1. Dismenore Sekunder
BACA JUGA :  Tom Holland Isyaratkan Sudah Menikah dengan Zendaya, Akhirnya Buka Suara Soal Rumor Pernikahan

Dismenore sekunder umumnya menimbulkan rasa nyeri yang lebih hebat. Penyebabnya berkaitan dengan adanya kelainan pada organ panggul, seperti mioma, kista ovarium, adenomiosis, atau endometriosis.

Nyeri haid jenis ini bisa muncul tidak hanya saat menstruasi, tetapi juga sebelum atau setelah haid berakhir. Konsumsi obat pereda nyeri sering kali tidak memberikan efek signifikan. Rasa nyeri hanya dapat mereda apabila penyebab utamanya ditangani secara medis, bahkan dalam beberapa kasus diperlukan tindakan operasi, terutama jika ditemukan adanya tumor.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================