PERAN AKIDAH DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIM

AKIDAH
Rahmah Khairunisa (Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Oleh: Rahmah Khairunisa

(Mahasiswa Semester II Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

DIZAMAN yang terus melaju dengan cepat ini, seseorang yang beragama Islam dihadapkan pada berbagai pengaruh yang dapat memengaruhi pola pikir dan tindakan mereka. Walaupun kemajuan teknologi dan akses informasi yang mudah memberikan banyak keuntungan, hal tersebut juga berpotensi menggeser nilai-nilai hidup seseorang.

Dalam kondisi seperti ini, akidah menjadi fondasi penting yang membantu seorang Muslim tetap memiliki arah dan pegangan hidup yang jelas.

Akidah tidak hanya melibatkan kepercayaan kepada Allah Swt., tetapi juga memainkan peranan penting dalam pembentukan karakter individu. Seorang Muslim dengan akidah yang mantap biasanya lebih mampu untuk mengamalkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian kepada orang lain.

Oleh sebab itu, akidah tidak dapat dipisahkan dari proses pembentukan karakter seorang Muslim. Artikel ini akan menjelaskan tentang bagaimana akidah berkontribusi dalam pengembangan karakter seorang Muslim serta pentingnya untuk menguatkan akidah di tengah beragam tantangan zaman modern.

Akidah berfungsi sebagai dasar yang menetapkan arah kehidupan bagi seorang Muslim. Iman kepada Allah swt. menjadikan seseorang memiliki tolok ukur dalam menilai suatu perilaku, sehingga ia tidak hanya melihat aspek keuntungan dunia, tetapi juga prinsip-prinsip yang diajarkan dalam agama. Dengan keyakinan tersebut, seseorang memiliki arahan yang tegas dalam membuat pilihan dan menangani berbagai tantangan dalam hidup.

BACA JUGA :  Satu Rumah Ludes Terbakar di Ciampea, Tidak Ada Korban Jiwa

Keyakinan yang kokoh akan terlihat dalam tindakan seorang Muslim dalam kehidupannya sehari-hari. Prinsip-prinsip yang dianut dalam akidah tidak hanya berfungsi sebagai panduan dalam beribadah, tetapi juga mempengaruhi cara seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain.

Rasa hormat terhadap sesama, menjaga integritas, memenuhi komitmen, dan mempunyai rasa tanggung jawab adalah beberapa contoh perilaku yang dapat timbul dari pemahaman akidah yang kuat.

Selain mempengaruhi perilaku pribadi, akidah juga memiliki peran dalam menumbuhkan perilaku sosial yang baik. Seseorang yang memahami dengan baik nilai-nilai dalam akidah biasanya lebih perhatian terhadap lingkungan di sekitarnya serta berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan orang lain.

Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan mengenai akidah dan akhlak berpengaruh positif terhadap perilaku sosial dan pengembangan sikap baik dalam keseharian (Kurniasih et al., 2022; Sari & Fathir, 2025).

Ditengah berbagai tantangan di era modern, tindakan yang berlandaskan akidah menjadi vital untuk tetap memelihara nilai-nilai moral dan etika. Maka dari itu, penguatan akidah tidak hanya penting untuk meningkatkan keimanan, tetapi juga untuk membentuk perilaku positif dalam kehidupan sosial.

BACA JUGA :  Rahasia Bartender agar Minuman Tetap Dingin tanpa Cepat Encer

Kemajuan teknologi dan pesatnya perkembangan media sosial telah membawa berbagai perubahan dalam kehidupan masyarakat. Di satu sisi, perkembangan tersebut memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga membuka peluang masuknya berbagai pengaruh yang tidak selalu sesuai dengan ajaran Islam.

Oleh sebab itu, seorang Muslim perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi dan pengaruh yang diterimanya. Dalam menghadapi kondisi tersebut, akidah berfungsi sebagai pedoman yang membantu seseorang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan menghindari berbagai perilaku yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Dari pembahasan yang telah dipaparkan, dapat dipahami bahwa akidah memiliki kedudukan yang sangat penting dalam pembentukan kepribadian seorang Muslim. Akidah tidak hanya menjadi dasar keyakinan, tetapi juga berpengaruh terhadap cara berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, upaya untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan akidah perlu terus dilakukan, khususnya bagi generasi muda, agar mereka mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai keislaman yang menjadi pedoman hidup. ***

Bagi Halaman

Editor : Admin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================