Jaro Ade Enggan Tempuh Jalur Hukum, Anggap Pendemo Bagian Keluarga

BOGORTODAY.COMWakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade enggan menempuh jalur hukum terhadap para pengunjuk rasa yang menuding dirinya membekingi polemik PT Bina Sumber Sejahtera (BSS). Ia memilih pendekatan kekeluargaan dan memaafkan para pendemo tersebut.

Aksi demonstrasi itu dilakukan sejumlah petani dari wilayah Cigombong dan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Rabu (10/6/2026). Mereka menuding Jaro Ade turut membekingi PT BSS yang dinilai merugikan kepentingan petani setempat dan memicu keresahan di kedua wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Ngalokat Cai Jadi Gerakan Hijau Pemkab Bogor: Dari Kearifan Lokal untuk Kelestarian Alam

“Secara pribadi saya tidak ada (langkah hukum). Karena walaupun bagaimana, itu keluarga besar kita, itu saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat dan aspirasi,” ujar Jaro Ade.

Sebagai pejabat publik yang digaji dari uang rakyat, Jaro Ade mengaku sudah mempersiapkan diri untuk menerima kritik sekeras apa pun. Ia menegaskan, hal itu merupakan konsekuensi yang harus diterima seorang pemimpin daerah.

BACA JUGA :  Honda NWF150 2026 Resmi Meluncur, Skuter Retro Canggih dengan Radar dan Dashcam Bawaan

“Saya digaji oleh rakyat. Saya sudah siap dikritik, siap dicaci maki. Yang terpenting, fokus bekerja sesuai arahan Pak Bupati,” kata dia.

Jaro Ade justru mengapresiasi warga yang menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak anarkis. Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dilindungi oleh undang-undang.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================