Diskominfo Kabupaten Bogor Sambangi SMPN 1 Klapanunggal, Bawa Pesan Penting dari Bupati Rudy Susmanto

Diskominfo
Menindaklanjuti arahan Bupati Bogor dalam program Perangkat Daerah (PD) Goes to School, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor melaksanakan apel pagi di SMPN 1 Klapanunggal, Senin (15/6/2026). (Foto: Dok Diskominfo Kabupaten Bogor)

BOGORTODAY.COM – Menindaklanjuti arahan Bupati Bogor dalam program Perangkat Daerah (PD) Goes to School, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor melaksanakan apel pagi di SMPN 1 Klapanunggal, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, sebagai upaya memperkenalkan berbagai program Pemerintah Kabupaten Bogor sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan lingkungan pendidikan.

Program PD Goes to School dilaksanakan secara serentak dengan menugaskan para kepala perangkat daerah untuk hadir langsung di sekolah-sekolah menengah pertama guna menyampaikan program strategis pemerintah kepada siswa, guru, dan warga sekolah.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, mengungkapkan bahwa kehadiran perangkat daerah di sekolah merupakan bentuk nyata kedekatan pemerintah dengan masyarakat pendidikan.

Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kabupaten Bogor secara serentak menugaskan para kepala perangkat daerah untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah menengah pertama.

BACA JUGA :  JAGATANI: Insiden UGM Harus Menjadi Momentum Memperkuat Dialog Demokrasi

“Kami diterima dengan sangat baik di SMPN 1 Klapanunggal. Ini menunjukkan bahwa sekolah merupakan tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang,” ujar Bambang.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang menyampaikan empat pesan utama yang menjadi titipan amanat dari Bupati Bogor kepada seluruh warga sekolah.

Pertama, meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan. Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda sehingga harus dicegah bersama oleh sekolah, orang tua, dan pemerintah.

“Kami mengingatkan seluruh masyarakat sekolah untuk waspada terhadap penyalahgunaan narkoba. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang bebas dari narkoba dan seluruh pihak harus berkomitmen mencegah masuknya obat-obatan terlarang kepada para pelajar,” tegasnya.

Pesan kedua adalah pentingnya menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Bambang menilai suasana harmonis yang terjalin antara pihak sekolah, guru, siswa, dan komite sekolah menjadi modal penting dalam mendukung proses pendidikan yang berkualitas.

BACA JUGA :  SPMB 2026 Dimulai, Disdik Kabupaten Bogor Buka Helpdesk Khusus Layani Keluhan Pendaftar

“Ketika kami datang dan melihat keterlibatan komite sekolah dalam kegiatan ini, itu menunjukkan adanya keharmonisan antara sekolah dan orang tua siswa. Ini merupakan wujud nyata sekolah yang aman dan nyaman,” jelasnya.

Ketiga, Bambang menyosialisasikan berbagai program pemerintah yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekolah, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga membentuk pola hidup sehat sejak dini.

“Program makan bergizi gratis merupakan investasi untuk masa depan. Anak-anak dibiasakan hidup sehat, mendapatkan asupan gizi yang cukup, sehingga diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan berkualitas,” katanya.

Pesan keempat yang disampaikan adalah pentingnya pendidikan karakter bagi para siswa sebagai pondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================