JD Vance Berencana Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran di Swiss

JD Vance
JD Vance Berencana Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran di Swiss. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM – Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mengungkapkan rencananya untuk menghadiri langsung prosesi penandatanganan perjanjian damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss, pada 19 Juni 2026.

Selain dirinya, Vance menyebut Presiden Donald Trump juga berpeluang hadir dalam acara bersejarah tersebut. Namun hingga kini, pemerintah AS masih melakukan pembahasan terkait pengaturan dan teknis kehadiran para pejabat tinggi negara dalam seremoni tersebut.

Dalam keterangannya kepada media, Vance mengatakan bahwa dirinya berharap dapat berada di lokasi saat penandatanganan berlangsung. Meski demikian, keputusan final mengenai delegasi yang akan hadir masih dalam tahap koordinasi.

BACA JUGA :  Bupati Cup 2026 Meriahkan HJB ke-544, 196 Peserta Adu Skill Biliar di Kabupaten Bogor

Kesepakatan Damai Disebut Sebagai Terobosan Besar

Vance menilai tercapainya kesepakatan antara Washington dan Teheran sebagai perkembangan penting dalam hubungan internasional. Menurutnya, hasil perundingan tersebut menjadi salah satu pencapaian diplomatik yang signifikan bagi Amerika Serikat.

Pengumuman mengenai kesepakatan damai itu disampaikan kepada publik pada Senin (15/6/2026), setelah kedua negara menjalani serangkaian pembicaraan yang berlangsung intensif dalam beberapa waktu terakhir.

Kesepakatan tersebut diharapkan mampu meredakan ketegangan yang selama ini terjadi dan membuka peluang terciptanya stabilitas yang lebih baik di kawasan Timur Tengah.

Pakistan Jadi Pihak Pertama yang Mengumumkan Kesepakatan

Informasi awal mengenai tercapainya kesepakatan damai AS dan Iran pertama kali disampaikan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif. Melalui pernyataan resminya, Sharif mengungkapkan bahwa kedua negara telah menyetujui penghentian konflik setelah melalui proses negosiasi yang panjang.

BACA JUGA :  Ruang Riung, Hiburan Malam Estetik Padati Alun-Alun Kota Bogor

Ia menjelaskan bahwa isi kesepakatan mencakup penghentian operasi militer secara langsung dan permanen di berbagai wilayah yang selama ini menjadi titik ketegangan, termasuk kawasan Lebanon.

Menurut Sharif, langkah tersebut merupakan hasil dari dialog yang dilakukan secara intensif dan melibatkan berbagai pihak untuk mencapai solusi damai yang dapat diterima semua pihak.

Penandatanganan Resmi Digelar di Jenewa

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================