Jakarta dan Singapura Perkuat Kolaborasi, Bahas Investasi hingga Transportasi Publik Modern

Singapura
Jakarta dan Singapura Perkuat Kolaborasi, Bahas Investasi hingga Transportasi Publik Modern. (Foto: Dok Ist)

BOGORTODAY.COM Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan pertemuan dengan dua pejabat penting Pemerintah Singapura, yakni Menteri Pembangunan Nasional Singapura Chee Hong Tat dan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda Rising Fellowship yang berlangsung di Singapura pada 14–15 Juni 2026.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis yang mencakup sektor investasi, pengembangan kawasan perkotaan, transportasi publik, hingga peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempercepat transformasi ibu kota menuju kota global yang modern dan berdaya saing tinggi.

Pramono Anung menegaskan bahwa Singapura merupakan salah satu mitra strategis terpenting bagi Jakarta, baik dari sisi ekonomi maupun investasi. Menurutnya, kerja sama yang lebih erat diperlukan untuk mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dipersiapkan Jakarta menjelang usia ke-500 tahun.

Ia menyampaikan bahwa Jakarta saat ini tengah mempersiapkan berbagai terobosan baru dan membutuhkan dukungan kemitraan internasional yang mampu mempercepat proses transformasi kota. Karena itu, peluang kolaborasi dengan Singapura dinilai sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA :  Mobil PHEV China Mulai Masuk Indonesia, Toyota Nilai Persaingan Elektrifikasi Kian Menarik

Dalam diskusi bersama Chee Hong Tat, pembahasan difokuskan pada pengembangan kota berbasis transportasi publik, penataan dan regenerasi kawasan, pembangunan ruang publik, serta peningkatan kualitas hidup warga. Selain membuka peluang investasi, Jakarta juga ingin mempelajari berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan Singapura dalam membangun kota modern yang efisien dan nyaman.

Pramono menilai pembangunan yang terintegrasi dengan transportasi publik menjadi salah satu kunci utama untuk mengatasi berbagai tantangan perkotaan. Dengan sistem transportasi yang baik, mobilitas masyarakat dapat meningkat sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata.

Ia menegaskan bahwa target Jakarta bukan semata-mata mengejar predikat sebagai salah satu kota global terbaik dunia. Yang lebih penting, menurutnya, adalah memastikan setiap investasi dan pembangunan yang dilakukan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari kemudahan mobilitas hingga peningkatan produktivitas warga.

BACA JUGA :  KPop Demon Hunters Rayakan Satu Tahun Kesuksesan, Pop-Up Store Resmi Hadir di Jakarta

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan menyambut positif pertemuan tersebut. Ia menggambarkan Jakarta sebagai kota yang memiliki dinamika dan energi luar biasa serta memiliki hubungan yang sangat erat dengan Singapura.

Vivian juga menyoroti tingginya konektivitas antara kedua kota yang ditandai dengan lebih dari 200 penerbangan setiap pekan. Menurutnya, hubungan yang kuat antarwarga menjadi fondasi penting untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang, termasuk tata kelola perkotaan dan pembangunan berkelanjutan.

Pertemuan ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas jaringan kemitraan global. Melalui kerja sama yang lebih intensif dengan Singapura, Jakarta berharap dapat menarik lebih banyak investasi, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mempercepat pembangunan kota yang lebih modern, nyaman, dan kompetitif di masa depan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================