
BOGORTODAY.COM – Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Selain menjadi penanda awal tahun Hijriah, bulan ini juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk menjalankan puasa sunnah.
Keutamaan berpuasa di bulan Muharram bahkan disebut langsung oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW menyebut puasa Muharram sebagai puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadan.
“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram.”
Karena keistimewaan tersebut, banyak umat Islam memanfaatkan bulan Muharram untuk memperbanyak amalan puasa, baik puasa Muharram, Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, maupun puasa Senin-Kamis.
Apakah Puasa Muharram Harus Berurutan?
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah puasa Muharram harus dilakukan secara berurutan sejak awal bulan hingga menjelang Asyura.
Dalam berbagai penjelasan ulama, tidak ditemukan ketentuan yang mewajibkan puasa Muharram dilakukan secara berturut-turut. Puasa di bulan Muharram termasuk ibadah sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu.
Puasa yang paling dikenal pada bulan ini adalah puasa Asyura yang dilaksanakan setiap 10 Muharram. Ibadah tersebut memiliki keutamaan besar, salah satunya sebagai penghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa Tasua pada 9 Muharram. Anjuran tersebut merujuk pada hadits Rasulullah SAW yang menyatakan keinginannya untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram.
Dengan demikian, seseorang tetap dapat memperoleh keutamaan puasa Muharram meskipun tidak menjalankannya secara berurutan dari awal bulan.
Keutamaan Memperbanyak Puasa di Bulan Muharram
Muharram termasuk bulan yang tidak memiliki hari yang dilarang untuk berpuasa. Oleh karena itu, umat Islam diperbolehkan memperbanyak puasa sunnah sepanjang bulan tersebut.
Selain Tasua dan Asyura, puasa Senin-Kamis serta Ayyamul Bidh juga dapat menjadi pilihan amalan untuk meningkatkan pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bacaan Niat Puasa Muharram
- Niat Puasa Muharram
نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shaumal Muharrami lillahi ta’ala.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














