Puasa Muharram 2026: Apakah Harus Dilakukan Berurutan? Simak Penjelasan, Niat, dan Jadwal Lengkapnya

BOGORTODAY.COM – Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Selain menjadi penanda awal tahun Hijriah, bulan ini juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk menjalankan puasa sunnah.

Keutamaan berpuasa di bulan Muharram bahkan disebut langsung oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW menyebut puasa Muharram sebagai puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadan.

“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram.”

Karena keistimewaan tersebut, banyak umat Islam memanfaatkan bulan Muharram untuk memperbanyak amalan puasa, baik puasa Muharram, Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, maupun puasa Senin-Kamis.

Apakah Puasa Muharram Harus Berurutan?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah puasa Muharram harus dilakukan secara berurutan sejak awal bulan hingga menjelang Asyura.

Dalam berbagai penjelasan ulama, tidak ditemukan ketentuan yang mewajibkan puasa Muharram dilakukan secara berturut-turut. Puasa di bulan Muharram termasuk ibadah sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu.

Puasa yang paling dikenal pada bulan ini adalah puasa Asyura yang dilaksanakan setiap 10 Muharram. Ibadah tersebut memiliki keutamaan besar, salah satunya sebagai penghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa Tasua pada 9 Muharram. Anjuran tersebut merujuk pada hadits Rasulullah SAW yang menyatakan keinginannya untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

BACA JUGA :  Malam 1 Muharram, Momentum Muhasabah dan Memulai Tahun Baru Hijriah dengan Amal Kebaikan

Dengan demikian, seseorang tetap dapat memperoleh keutamaan puasa Muharram meskipun tidak menjalankannya secara berurutan dari awal bulan.

Keutamaan Memperbanyak Puasa di Bulan Muharram

Muharram termasuk bulan yang tidak memiliki hari yang dilarang untuk berpuasa. Oleh karena itu, umat Islam diperbolehkan memperbanyak puasa sunnah sepanjang bulan tersebut.

Selain Tasua dan Asyura, puasa Senin-Kamis serta Ayyamul Bidh juga dapat menjadi pilihan amalan untuk meningkatkan pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bacaan Niat Puasa Muharram

  1. Niat Puasa Muharram

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shaumal Muharrami lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa Muharram karena Allah Ta’ala.”

  1. Niat Puasa Tasua

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَّاسُوعَاءِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatit tasu’a lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat melaksanakan puasa sunnah Tasua esok hari karena Allah Ta’ala.”

  1. Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati asyura lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat melaksanakan puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta’ala.”

  1. Niat Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta’ala.”

  1. Niat Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

BACA JUGA :  Doa Melepas Pakaian dalam Islam: Amalan Sederhana dengan Banyak Keutamaan

Nawaitu shauma yaumal khamiisi sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta’ala.”

Jadwal Puasa Muharram 2026

Puasa Muharram 1–8 Muharram 1448 H

  • 16 Juni 2026 (1 Muharram)
  • 17 Juni 2026 (2 Muharram)
  • 18 Juni 2026 (3 Muharram)
  • 19 Juni 2026 (4 Muharram)
  • 20 Juni 2026 (5 Muharram)
  • 21 Juni 2026 (6 Muharram)
  • 22 Juni 2026 (7 Muharram)
  • 23 Juni 2026 (8 Muharram)

Puasa Tasua dan Asyura

  • 24 Juni 2026 (9 Muharram) – Puasa Tasua
  • 25 Juni 2026 (10 Muharram) – Puasa Asyura

Puasa Ayyamul Bidh

  • 28 Juni 2026 (13 Muharram)
  • 29 Juni 2026 (14 Muharram)
  • 30 Juni 2026 (15 Muharram)

Jadwal Puasa Senin-Kamis Muharram 2026

  • Kamis, 18 Juni 2026
  • Senin, 22 Juni 2026
  • Kamis, 25 Juni 2026
  • Senin, 29 Juni 2026
  • Kamis, 2 Juli 2026
  • Senin, 6 Juli 2026
  • Kamis, 9 Juli 2026
  • Senin, 13 Juli 2026

Momentum Meningkatkan Ibadah

Bulan Muharram menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Meski tidak ada kewajiban berpuasa secara berurutan sepanjang bulan, setiap puasa sunnah yang dilakukan di bulan mulia ini memiliki nilai ibadah yang besar.

Karena itu, umat Islam dapat memilih jenis puasa yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing, sembari tetap mengharapkan keberkahan serta pahala dari Allah SWT.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================