BOGORTODAY.COM – Membacakan dongeng sebelum tidur telah menjadi tradisi yang dilakukan banyak orang tua dari generasi ke generasi. Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini ternyata memberikan berbagai manfaat penting bagi perkembangan anak, baik dari sisi intelektual, emosional, maupun sosial.
Di era digital saat ini, anak-anak semakin akrab dengan gawai dan berbagai bentuk hiburan visual. Namun, momen ketika orang tua membacakan cerita secara langsung tetap memiliki nilai yang tidak tergantikan. Selain menciptakan kedekatan emosional, aktivitas ini juga menjadi sarana efektif untuk mendukung proses belajar anak sejak usia dini.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak yang terbiasa mendengarkan dongeng memiliki kemampuan bahasa, daya imajinasi, dan keterampilan sosial yang lebih baik. Berikut sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dari kebiasaan mendongeng sebelum tidur.
Merangsang Imajinasi dan Kreativitas
Saat mendengarkan cerita, anak akan membayangkan tokoh, latar tempat, hingga berbagai peristiwa yang terjadi dalam alur cerita. Proses ini membantu mengaktifkan imajinasi mereka dan melatih kemampuan berpikir kreatif.
Anak yang memiliki imajinasi berkembang dengan baik cenderung lebih mudah menemukan ide baru, memecahkan masalah, dan berpikir di luar kebiasaan. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting ketika mereka tumbuh dan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Menambah Kosakata dan Kemampuan Bahasa
Dongeng juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan kata-kata baru kepada anak. Melalui cerita, mereka mendengar berbagai istilah, ungkapan, dan susunan kalimat yang mungkin belum ditemui dalam percakapan sehari-hari.
Semakin sering anak mendengarkan cerita, semakin kaya pula kosakata yang mereka miliki. Hal ini berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca, menulis, serta memahami pelajaran ketika memasuki usia sekolah.
Melatih Keterampilan Berkomunikasi
Mendongeng bukan hanya aktivitas satu arah. Anak biasanya akan memberikan tanggapan, bertanya mengenai tokoh cerita, atau mengungkapkan pendapatnya tentang jalan cerita yang didengar.
Interaksi tersebut membantu anak belajar menyampaikan pikiran, mengajukan pertanyaan, serta membangun kemampuan komunikasi yang lebih baik. Secara tidak langsung, mereka juga belajar mendengarkan dan memahami informasi dengan lebih efektif.
Menumbuhkan Rasa Empati
Dalam sebuah cerita, anak akan mengenal berbagai karakter dengan sifat, perasaan, dan pengalaman yang berbeda-beda. Melalui tokoh-tokoh tersebut, mereka belajar memahami bagaimana orang lain merasakan kebahagiaan, kesedihan, ketakutan, atau kekecewaan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















