Mengenal Lighthouse Parenting, Pola Asuh yang Membantu Anak Mandiri Tanpa Kehilangan Arah

Lighthouse Parenting
Mengenal Lighthouse Parenting, Pola Asuh yang Membantu Anak Mandiri Tanpa Kehilangan Arah. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Di tengah berkembangnya berbagai metode pengasuhan modern, banyak orang tua dihadapkan pada dua pilihan ekstrem: terlalu mengontrol kehidupan anak atau justru memberikan kebebasan tanpa batas.

Di antara kedua pendekatan tersebut, muncul konsep pengasuhan yang menawarkan keseimbangan, yakni lighthouse parenting atau pola asuh mercusuar.

Metode ini semakin mendapat perhatian karena dianggap mampu membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, sekaligus tetap merasa aman dalam pendampingan orang tua. Dalam konsep ini, orang tua tidak bertugas mengendalikan setiap langkah anak, melainkan menjadi sosok yang memberikan arahan dan dukungan saat dibutuhkan.

Orang Tua sebagai Mercusuar

Istilah lighthouse parenting pertama kali diperkenalkan oleh dokter anak asal Amerika Serikat, Kenneth Ginsburg, melalui bukunya yang terbit pada 2015. Ia menggambarkan peran orang tua layaknya mercusuar yang menerangi perjalanan kapal di tengah lautan.

BACA JUGA :  Kepribadian Orang yang Berbicara Cepat Menurut Psikologi, Tidak Selalu Karena Gugup

Mercusuar tidak mengendalikan arah kapal, tetapi memberikan petunjuk agar kapal dapat menghindari bahaya dan mencapai tujuan dengan selamat. Begitu pula orang tua, yang bertugas memberi panduan, nilai, dan rasa aman, namun tetap memberikan ruang bagi anak untuk menentukan langkah hidupnya sendiri.

Pendekatan ini termasuk dalam kategori pola asuh otoritatif (authoritative parenting), yakni kombinasi antara kasih sayang, aturan yang jelas, dan kepercayaan kepada anak.

Berbeda dengan Pola Asuh Terlalu Protektif

Dalam praktiknya, lighthouse parenting sangat berbeda dengan pola asuh yang terlalu melindungi atau dikenal sebagai helicopter parenting. Jika orang tua yang terlalu protektif cenderung turun tangan menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi anak, pola asuh mercusuar justru mendorong anak belajar menghadapi tantangan secara mandiri.

BACA JUGA :  Peran Orang Tua Sangat Penting, Ini Cara Efektif Mendampingi Anak Belajar di Rumah

Orang tua tetap hadir sebagai pendukung dan pemberi arahan, tetapi tidak mengambil alih tanggung jawab yang seharusnya dipelajari anak.

Manfaat bagi Tumbuh Kembang Anak

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang menggabungkan kehangatan dan batasan yang sehat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.

Anak yang dibesarkan dengan pendekatan ini umumnya memiliki kemampuan menyelesaikan masalah yang lebih baik. Mereka juga cenderung lebih percaya diri, mandiri, serta mampu mengambil keputusan dengan pertimbangan yang matang.

Selain itu, hubungan antara orang tua dan anak menjadi lebih kuat karena dibangun di atas rasa saling percaya. Anak merasa aman untuk berbagi cerita dan mencari bantuan ketika menghadapi kesulitan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================