Sempat Bersitegang di Lapangan, Trossard dan Tielemans Jadi Penentu Kebangkitan Belgia atas Senegal

BOGORTODAY.COM – Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Senegal menghadirkan drama yang sulit dilupakan. Tak hanya menyuguhkan comeback spektakuler, pertandingan di Lumen Field, Seattle, Kamis (2/7/2026) dini hari WIB, juga diwarnai perselisihan antarpemain Belgia, yakni Leandro Trossard dan Youri Tielemans.

Ironisnya, dua pemain yang sempat terlibat adu argumen tersebut justru menjadi aktor utama dalam kebangkitan Belgia hingga memastikan tiket ke babak 16 besar.

Belgia menjalani pertandingan dengan tekanan besar setelah Senegal tampil lebih efektif sejak awal laga. Tim asal Afrika itu berhasil membuka keunggulan melalui Habib Diarra sebelum Ismaïla Sarr menggandakan skor di awal babak kedua. Keunggulan 2-0 membuat Belgia berada di ambang tersingkir dari turnamen.

Situasi yang semakin sulit tampaknya memicu emosi para pemain Belgia. Menjelang jeda minum pada babak kedua, Trossard dan Tielemans terlihat terlibat perdebatan sengit di tengah lapangan. Ketegangan di antara keduanya baru mereda setelah rekan setim mereka, Nicolas Raskin, turun tangan untuk melerai.

BACA JUGA :  NASA Akan Pensiunkan ISS pada 2031, Rencana Menjatuhkannya ke Samudra Pasifik Tuai Sorotan

Meski sempat berselisih, keduanya mampu mengesampingkan emosi demi kepentingan tim. Belgia mulai bangkit pada menit ke-86 melalui gol Romelu Lukaku yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Hanya tiga menit kemudian, Trossard mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sundulan Tielemans menjadi gol penyeimbang. Selepas gol tersebut, keduanya tampak saling berpelukan sebagai tanda berakhirnya perselisihan yang sempat terjadi sebelumnya.

Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal usai sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada extra time, Belgia akhirnya menyempurnakan kebangkitannya. Tielemans dijatuhkan di kotak penalti menjelang pertandingan berakhir, dan setelah keputusan wasit dikonfirmasi melalui tinjauan VAR, gelandang berusia 29 tahun itu maju sebagai eksekutor.

BACA JUGA :  Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti, Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Dengan tenang, Tielemans sukses menaklukkan penjaga gawang Senegal dan membawa Belgia berbalik unggul 3-2. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan dramatis tim asuhan Rudi Garcia sekaligus mengantarkan Belgia melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gol penalti itu juga tercatat sebagai gol paling akhir yang pernah dicetak dalam sejarah Piala Dunia.

Pertandingan ini menjadi bukti bahwa ketegangan di tengah laga tidak selalu berakhir buruk. Meski sempat berselisih, Trossard dan Tielemans mampu mengubah konflik menjadi kerja sama yang menghasilkan salah satu comeback paling dramatis di Piala Dunia 2026.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================