Penyebab Cat Dinding Menggelembung dan Cara Memperbaikinya agar Tidak Terulang

Cat Dinding
Penyebab Cat Dinding Menggelembung dan Cara Memperbaikinya agar Tidak Terulang. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Cat dinding yang menggelembung menjadi salah satu masalah yang sering dijumpai pada rumah, baik bangunan baru maupun lama. Kondisi ini tidak hanya mengurangi nilai estetika, tetapi juga menandakan adanya masalah pada lapisan dinding yang perlu segera ditangani.

Banyak orang mengira penyebab utama cat menggelembung adalah jamur. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Jamur memang dapat merusak tampilan dinding, tetapi biasanya hanya menimbulkan bercak berwarna cokelat atau kehitaman tanpa mengubah tekstur cat secara signifikan. Sebaliknya, cat yang menggelembung akan terangkat, mudah mengelupas, bahkan hancur ketika disentuh.

Apa Penyebab Cat Dinding Menggelembung?

Salah satu penyebab utama cat menggelembung adalah munculnya garam alkali yang berasal dari material bangunan seperti semen, beton, atau batu bata. Zat ini dapat bergerak ke permukaan dinding melalui kelembapan dan merusak lapisan cat apabila tidak tertahan oleh cat dasar yang tepat.

Ketika lapisan primer atau cat dasar tidak mampu menghalangi garam alkali, zat tersebut akan menekan lapisan cat di atasnya hingga akhirnya muncul gelembung. Dalam kondisi yang lebih parah, permukaan cat akan rapuh, mudah mengelupas, dan terlihat seperti serbuk kapur.

Karena sumber masalah berada pada lapisan dasar dinding, solusi terbaik bukan sekadar menutupnya dengan cat baru, melainkan memperbaiki penyebabnya terlebih dahulu.

BACA JUGA :  Warga dan Pedagang Padati Cikeas Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Cara Memperbaiki Cat Dinding yang Menggelembung

Agar hasil pengecatan lebih awet dan kerusakan tidak kembali muncul, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan.

  1. Kupas Seluruh Lapisan Cat yang Rusak

Langkah pertama adalah menghilangkan semua lapisan cat yang telah menggelembung menggunakan alat pengeruk atau kape. Jangan hanya mengupas bagian yang rusak karena sisa lapisan cat lama berpotensi memiliki daya rekat yang sudah menurun.

Menimpa cat lama dengan lapisan baru memang terlihat lebih praktis, tetapi cara ini hanya memberikan hasil sementara. Jika sumber kerusakan belum diatasi, gelembung akan kembali muncul dalam waktu tertentu.

  1. Pastikan Dinding Benar-Benar Kering

Setelah proses pengerukan selesai, biarkan dinding mengering secara sempurna. Kondisi dinding yang masih lembap dapat menghambat daya rekat cat sekaligus memicu munculnya masalah serupa di kemudian hari.

Pastikan tidak ada rembesan air atau kelembapan berlebih sebelum melanjutkan proses pengecatan.

  1. Gunakan Cat Dasar Anti Alkali

Tahap berikutnya adalah mengaplikasikan cat dasar atau primer yang memiliki kemampuan menahan garam alkali. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung antara dinding dan cat akhir sehingga zat alkali tidak dapat menembus ke permukaan.

BACA JUGA :  Prabowo: Kritik Penting dalam Demokrasi, tetapi Jangan Biarkan Kepentingan Asing Merusaknya

Untuk dinding lama, penggunaan primer khusus anti alkali menjadi langkah penting agar hasil pengecatan lebih tahan lama.

  1. Lapisi dengan Cat Akhir

Setelah cat dasar benar-benar kering, lanjutkan dengan mengaplikasikan cat akhir atau top coat. Sebaiknya lakukan pengecatan sebanyak dua lapis agar warna lebih merata, daya tutup maksimal, dan perlindungan terhadap dinding menjadi lebih optimal.

Tips Mencegah Cat Menggelembung

Selain memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah cat menggelembung, di antaranya:

  • Pastikan dinding benar-benar kering sebelum dicat.
  • Gunakan cat dasar berkualitas yang memiliki perlindungan terhadap garam alkali.
  • Perbaiki sumber rembesan air apabila dinding mengalami kebocoran.
  • Pilih cat dengan kualitas baik sesuai kondisi dinding dan lingkungan.

Cat dinding yang menggelembung umumnya bukan disebabkan oleh jamur, melainkan akibat garam alkali dari material bangunan yang menembus lapisan cat.

Mengatasi masalah ini tidak cukup hanya dengan mengecat ulang, tetapi harus dimulai dari mengupas cat lama, memastikan dinding kering, menggunakan primer anti alkali, lalu mengaplikasikan cat akhir.

Dengan proses pengecatan yang benar, dinding akan memiliki tampilan lebih rapi, tahan lama, dan terhindar dari kerusakan serupa di masa mendatang.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================