Film Horor Obsession Jadi Fenomena Box Office, Raup Keuntungan Ratusan Kali Lipat dari Modal Produksi

Film Horor Obsession
Film Horor Obsession Jadi Fenomena Box Office, Raup Keuntungan Ratusan Kali Lipat dari Modal Produksi. (Foto: Ist)

BOGORTODAY.COM Film horor Obsession berhasil mencatat pencapaian luar biasa di industri perfilman. Dalam waktu sekitar dua bulan sejak dirilis di bioskop, film tersebut mampu menghasilkan pendapatan hingga ratusan kali lebih besar dibandingkan biaya pembuatannya.

Karya yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Curry Barker itu meraih pendapatan global sebesar 403 juta dolar AS. Angka tersebut menjadi pencapaian fantastis mengingat biaya produksinya hanya berada di kisaran 750 ribu dolar AS.

Berdasarkan data Box Office Mojo, hingga Senin (6/7/2026), pendapatan Obsession berasal dari pasar Amerika Utara sebesar 245,3 juta dolar AS dan tambahan 157,7 juta dolar AS dari pasar internasional.

Modal Kecil, Kesuksesan Besar

Sebelum menjadi fenomena di bioskop, Obsession merupakan film dengan skala produksi sederhana. Film yang pertama kali diperkenalkan melalui Toronto Film Festival 2025 itu kemudian mendapatkan perhatian besar hingga akhirnya diakuisisi oleh Focus Features dengan nilai mencapai 14 juta dolar AS.

Kesuksesan tersebut membuat film ini menjadi salah satu contoh bagaimana produksi dengan anggaran terbatas tetap mampu bersaing apabila memiliki konsep cerita yang kuat dan mampu menarik perhatian penonton.

Tetap Diminati Setelah Berbulan-Bulan Tayang

BACA JUGA :  Rahasia Pola Hidup Sehat Rasulullah SAW yang Patut Diteladani

Biasanya, sebagian besar film mulai mengalami penurunan jumlah penonton secara signifikan setelah melewati beberapa pekan pertama penayangan. Bahkan, banyak film yang sudah meninggalkan bioskop setelah delapan akhir pekan.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada Obsession. Film tersebut masih mampu menarik penonton, termasuk saat periode libur 4 Juli. Pada periode tersebut, film ini menghasilkan sekitar 5,3 juta dolar AS di pasar domestik dan 12 juta dolar AS dari pasar internasional.

Pendapatan domestiknya yang mendekati angka 250 juta dolar AS menjadi pencapaian yang jarang diraih, terutama di tengah kondisi industri bioskop yang masih menghadapi tantangan setelah pandemi.

Horor Jadi Daya Tarik Baru bagi Generasi Muda

Kesuksesan Obsession tidak lepas dari respons positif penonton dan promosi dari mulut ke mulut. Antusiasme kelompok penonton muda, terutama generasi Z, disebut menjadi salah satu faktor utama yang mendorong popularitas film tersebut.

Keberhasilan ini juga terjadi bersamaan dengan kesuksesan film horor lain dari A24, Backrooms. Kedua film tersebut dianggap membantah anggapan bahwa generasi muda mulai kehilangan minat terhadap pengalaman menonton film di layar lebar.

Produser Jason Blum menilai munculnya tren tersebut menunjukkan adanya kelompok penonton baru yang memiliki selera khusus terhadap film horor dengan konsep berbeda.

BACA JUGA :  10 Cara Menghemat Kuota Internet agar Tidak Cepat Habis, Mudah Dilakukan

Menurutnya, genre horor saat ini menjadi salah satu area yang masih memiliki peluang pertumbuhan besar di tengah berbagai kekhawatiran mengenai masa depan industri bioskop.

Kisah Cinta yang Berubah Menjadi Teror

Obsession mengisahkan Bear, seorang pegawai toko musik yang menemukan sebuah benda supranatural. Mainan tersebut memiliki kemampuan untuk mengabulkan keinginan pemiliknya.

Bear kemudian menggunakan benda itu dengan harapan temannya, Nikki, dapat jatuh cinta kepadanya. Namun, keinginannya justru membawa konsekuensi mengerikan yang mengubah hidupnya.

Film ini merupakan karya Curry Barker, seorang komedian sketsa dari YouTube. Ceritanya sebagian mendapat inspirasi dari episode The Simpsons berjudul Treehouse of Horror II.

Film tersebut dibintangi oleh Michael Johnston sebagai Bear, Inde Navarrette sebagai Nikki, serta Cooper Tomlinson, Megan Lawless, dan Andy Richter.

Dengan perpaduan cerita unik, promosi kuat dari penonton, serta ketertarikan generasi muda terhadap genre horor, Obsession berhasil membuktikan bahwa film dengan anggaran kecil tetap mampu mencetak kesuksesan besar di industri perfilman.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================