BOGORTODAY.COM – Sejak kecil, banyak orang terbiasa mendengar nasihat bahwa rutin minum susu dapat membantu tubuh tumbuh lebih tinggi. Anggapan tersebut bahkan sering diperkuat oleh berbagai iklan yang menampilkan atlet atau figur publik dengan tubuh tinggi dan bugar sebagai duta produk susu.
Lantas, apakah benar susu memiliki kemampuan untuk menambah tinggi badan, atau hanya sekadar kepercayaan yang berkembang di masyarakat?
Susu Mengandung Nutrisi Penting untuk Pertumbuhan
Susu sapi merupakan salah satu sumber gizi yang kaya nutrisi dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, terutama pada masa kanak-kanak dan remaja.
Dalam satu gelas susu sapi murni terkandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh, antara lain:
- Kalsium, yang membantu membangun dan menjaga kekuatan tulang.
- Protein berkualitas tinggi, yang berperan dalam pembentukan serta perbaikan jaringan otot.
- Vitamin D, yang membantu penyerapan kalsium secara optimal.
- Vitamin A, yang mendukung pertumbuhan sel dan menjaga kesehatan mata.
- Zink, mineral penting yang berperan dalam proses pertumbuhan dan sistem kekebalan tubuh.
Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan susu sebagai salah satu minuman yang baik untuk menunjang perkembangan fisik selama masa pertumbuhan.
Pengaruh Susu Lebih Besar pada Anak dan Remaja
Menurut para ahli gizi, manfaat susu terhadap tinggi badan lebih banyak dirasakan oleh anak-anak dan remaja yang masih berada dalam fase pertumbuhan.
Konsumsi susu diketahui dapat meningkatkan kadar Insulin-like Growth Factor 1 (IGF-1), yaitu hormon yang berperan dalam proses pertumbuhan tulang dan jaringan tubuh.
Selama lempeng pertumbuhan tulang masih terbuka, hormon tersebut dapat membantu tubuh mencapai tinggi badan optimal sesuai potensi genetik masing-masing individu.
Mengapa Orang Dewasa Tidak Bisa Bertambah Tinggi?
Setelah seseorang memasuki usia dewasa, lempeng pertumbuhan pada tulang panjang umumnya telah menutup. Kondisi ini membuat pertumbuhan tinggi badan berhenti secara alami.
Artinya, sebanyak apa pun seseorang mengonsumsi susu setelah masa pertumbuhan berakhir, tinggi badan tidak akan bertambah lagi.
Meski demikian, susu tetap memberikan manfaat penting bagi orang dewasa, terutama untuk menjaga kepadatan tulang, mencegah osteoporosis, dan memenuhi kebutuhan protein harian.
Apa Kata Penelitian?
Sejumlah penelitian telah mencoba mengungkap hubungan antara konsumsi susu dan pertumbuhan tinggi badan. Hasilnya menunjukkan bahwa manfaat susu memang ada, tetapi dipengaruhi oleh banyak faktor lain.
- Studi Jangka Panjang Tahun 2018
Penelitian yang mengikuti peserta sejak lahir hingga usia 17 tahun menemukan adanya peningkatan tinggi badan yang relatif kecil pada anak yang mengonsumsi lebih banyak susu setiap hari.
Meskipun demikian, para peneliti menilai hasil tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi, pendidikan keluarga, dan pola hidup peserta penelitian.
- Tinjauan Sistematis Tahun 2019
Kajian terhadap berbagai penelitian menyimpulkan bahwa produk susu mampu meningkatkan kepadatan mineral tulang pada anak-anak.
Namun, bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa susu secara langsung menyebabkan pertambahan tinggi badan masih belum cukup kuat.
- Penelitian Tahun 2020
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah menunjukkan bahwa konsumsi susu berkaitan dengan pertumbuhan anak yang lebih baik serta dapat membantu menurunkan risiko stunting.
Akan tetapi, manfaat tersebut juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kualitas gizi secara keseluruhan, tingkat pendapatan keluarga, dan lingkungan tempat tinggal.
Tinggi Badan Tidak Ditentukan oleh Susu Saja
Para pakar menegaskan bahwa tinggi badan seseorang merupakan hasil kombinasi berbagai faktor, bukan hanya kebiasaan minum susu.
Beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan antara lain:
- Genetika atau faktor keturunan.
- Asupan gizi yang seimbang.
- Kecukupan protein, vitamin, dan mineral.
- Aktivitas fisik yang rutin.
- Tidur yang cukup.
- Kondisi kesehatan selama masa pertumbuhan.
Karena itu, susu sebaiknya dipandang sebagai salah satu bagian dari pola makan sehat, bukan satu-satunya penentu tinggi badan.
Pola Makan Sehat Lebih Berpengaruh
Ahli gizi juga menilai bahwa anak-anak yang rutin mengonsumsi susu umumnya memiliki pola makan yang lebih baik secara keseluruhan.
Selain mendapatkan nutrisi tambahan, mereka cenderung mengurangi konsumsi minuman tinggi gula seperti minuman bersoda yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan tulang.
Dengan kata lain, manfaat susu terhadap pertumbuhan kemungkinan besar juga dipengaruhi oleh gaya hidup sehat yang menyertainya.
Minum susu memang dapat mendukung pertumbuhan tinggi badan, terutama pada anak-anak dan remaja yang masih berada dalam masa pertumbuhan karena kandungan protein, kalsium, vitamin D, dan nutrisi penting lainnya.
Namun, bagi orang dewasa, konsumsi susu tidak dapat menambah tinggi badan karena proses pertumbuhan tulang telah berhenti. Meski demikian, susu tetap menjadi pilihan minuman bergizi yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, otot, dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Agar pertumbuhan berlangsung optimal, konsumsi susu sebaiknya diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup, serta gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















