Merokok di Balkon, Wisatawan Jatuh dari Lantai 16 Hotel Ciawi

wisatawan
Berikut keterangan foto (caption) sesuai gaya Kompas: Petugas gabungan mengevakuasi korban yang jatuh dari lantai 16 Hotel Horison Ultima Bhuvana, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ke ambulans RSUD Ciawi, Kamis (9/7/2026). Korban berinisial M (47), wisatawan asal Tangerang, diduga terjatuh dari balkon kamar hotel akibat tekanan darah tinggi kambuh saat merokok. FOTO : DOK. POLSEK CIAWI.

BOGORTODAY.COM – Seorang wisatawan asal Tangerang berinisial M (47) jatuh dari lantai 16 Hotel Horison Ultima Bhuvana yang berada di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diduga mengalami tekanan darah tinggi saat merokok di balkon kamar hotel.

Kapolsek Ciawi, AKP Dede Lesmana menuturkan, korban check in secara sendirian di hotel tersebut sekitar pukul 16.24 WIB. Karena hotel menerapkan aturan larangan merokok di dalam kamar, korban lantas membuat surat perjanjian dengan pihak hotel untuk diizinkan membuka balkon kamarnya.

BACA JUGA :  Mengenal Masa Iddah dalam Islam: Pengertian, Dalil, dan Ketentuannya

“Dia datang kan dilarang merokok, makanya dia buat surat perjanjian membuka balkon karena dia ingin merokok,” kata Dede, Jumat (10/7/2026).

Tak lama berselang, korban diduga jatuh dari balkon kamarnya di lantai 16. Polisi menemukan tiga puntung rokok di lokasi kejadian sebagai petunjuk bahwa korban sempat merokok sebelum insiden terjadi.

Dede menjelaskan, korban diduga memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Kondisi itu diduga menjadi pemicu jatuhnya korban dari balkon hotel.

“Diduga pada saat dia merokok, dia melihat ke bawah, lalu pusing, darah tinggi naik, jatuh dia gitu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Mengenal Ciri-Ciri Perfeksionis: Tidak Sekadar Soal Kerapian

Beruntung, korban selamat dari maut lantaran tubuhnya sempat membentur sejumlah batang pohon di sekitar hotel saat terjatuh. Meski demikian, korban mengalami luka-luka dan patah tulang akibat insiden tersebut.

Korban sempat menjalani perawatan di ruang unit gawat darurat (UGD) pada Kamis malam. Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mendapat informasi terbaru mengenai kondisi terkini korban.

“Terakhir sih semalam di UGD, enggak tahu sekarang saya belum monitor lagi. Tapi keluarganya udah ada, keluarganya sudah datang,” tutup Dede.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================