Prabowo Resmikan Lima Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Prabowo
Prabowo Resmikan Lima Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Nasional. (Foto: YouTube Setpres RI)

BOGORTODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pengoperasian lima bendungan yang tersebar di lima provinsi di Indonesia pada Jumat (10/7/2026).

Seluruh proyek strategis tersebut memiliki total investasi sekitar Rp9,79 triliun dan diharapkan memberikan manfaat besar bagi sektor pertanian, penyediaan air bersih, pengendalian banjir, hingga pengembangan energi terbarukan.

Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sementara empat bendungan lainnya di Aceh, Jawa Tengah, dan Bali diresmikan secara virtual.

Dalam sambutannya, Presiden menyatakan bahwa seluruh bendungan tersebut resmi mulai beroperasi sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat infrastruktur sumber daya air di berbagai daerah.

BACA JUGA :  Dua Gunung di NTT Meletus Bersamaan, Warga Diminta Jauhi Zona Bahaya dan Waspada Lahar

Dibangun Selama Satu Dekade

Kelima bendungan merupakan proyek yang dikerjakan secara bertahap sejak 2015 hingga 2025. Pembangunannya dirancang untuk mendukung berbagai program nasional, mulai dari peningkatan produksi pangan, penyediaan air baku, pengurangan risiko bencana banjir, hingga pemanfaatan energi ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, infrastruktur tersebut mampu menyediakan pasokan air baku sekitar 3,6 meter kubik per detik dan mendukung sistem irigasi bagi puluhan ribu hektare lahan pertanian.

Selain itu, keberadaan bendungan juga diproyeksikan mengurangi potensi banjir di wilayah seluas 932 hektare.

Dukung Energi Terbarukan

Tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan air, lima bendungan ini juga dirancang untuk mendukung pembangkitan listrik berbasis energi bersih.

BACA JUGA :  Manfaat Pilates untuk Wanita: Bukan Sekadar Tren, Ini Dampaknya bagi Tubuh dan Pikiran

Potensi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dari seluruh bendungan diperkirakan mencapai 9,635 megawatt (MW). Sementara itu, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung diperkirakan mampu menghasilkan daya hingga 345,94 MW.

Pemerintah berharap pemanfaatan energi terbarukan dari bendungan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung target pengurangan emisi karbon.

Irigasi untuk Puluhan Ribu Hektare Sawah

Pembangunan lima bendungan juga dibarengi dengan pembangunan jaringan irigasi sepanjang hampir 280 kilometer.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================