
BOGORTODAY.COM – Bagi sebagian pria, menyimpan dompet di saku belakang celana sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Letaknya yang mudah dijangkau membuat cara ini dianggap paling praktis ketika ingin mengambil kartu, uang, atau barang penting lainnya.
Namun, kebiasaan tersebut sering kali tetap dilakukan saat duduk dalam waktu lama, seperti ketika bekerja di kantor, mengemudi, makan, atau bersantai. Meski terlihat tidak berbahaya, duduk di atas dompet secara terus-menerus ternyata dapat memberikan dampak buruk bagi postur tubuh.
Dompet yang terselip di bawah salah satu sisi bokong dapat membuat posisi duduk menjadi tidak seimbang. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi memicu gangguan pada otot, panggul, hingga punggung.
Berikut beberapa masalah yang bisa muncul akibat kebiasaan duduk dengan dompet di saku belakang.
- Membuat Postur Tubuh Tidak Seimbang
Dompet yang memiliki ketebalan tertentu dapat menyebabkan salah satu sisi bokong berada lebih tinggi dibandingkan sisi lainnya saat duduk.
Perubahan kecil tersebut membuat tubuh harus melakukan penyesuaian agar tetap dalam posisi tegak. Panggul, tulang belakang bagian bawah, hingga area leher akan ikut bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan.
Jika berlangsung setiap hari, tekanan tambahan pada otot dan persendian dapat memicu rasa tidak nyaman seperti pegal, kaku, atau nyeri, terutama setelah duduk dalam waktu lama.
- Menyebabkan Nyeri pada Punggung hingga Kaki
Ketika posisi duduk tidak sejajar, panggul dapat mengalami kemiringan yang kemudian memengaruhi susunan tulang belakang.
Tubuh akan melakukan kompensasi dengan mengubah posisi tulang belakang agar kepala dan pandangan tetap lurus. Namun, kebiasaan tersebut dapat membuat otot bekerja secara tidak proporsional.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mengurangi kestabilan tubuh, meningkatkan ketegangan otot, serta memberi tekanan lebih besar pada area pinggul dan punggung bawah.
Tidak hanya berhenti pada rasa nyeri di punggung, keluhan juga dapat menjalar hingga bagian kaki.
- Berisiko Mengganggu Saraf Skiatik
Salah satu dampak yang perlu diwaspadai dari kebiasaan ini adalah tekanan pada saraf skiatik.
Saraf skiatik merupakan saraf terbesar dalam tubuh yang berasal dari punggung bagian bawah, melewati area bokong, kemudian menjalar hingga ke kaki.
Dompet yang terus menekan area bokong saat duduk dapat mengganggu jaringan di sekitarnya, termasuk otot piriformis yang berdekatan dengan saraf tersebut.
Jika mengalami iritasi, seseorang dapat merasakan gejala seperti:
- Nyeri pada bokong yang menjalar ke paha atau betis.
- Rasa kebas pada bagian kaki.
- Sensasi tidak nyaman saat duduk terlalu lama.
Cara Mengurangi Risikonya
Untuk menjaga kesehatan postur tubuh, kebiasaan menyimpan dompet di saku belakang sebaiknya mulai dikurangi, terutama ketika akan duduk dalam waktu lama.
Jika tetap membawa dompet di saku belakang, biasakan untuk mengeluarkannya terlebih dahulu sebelum duduk, terutama saat bekerja, mengemudi, atau melakukan perjalanan jauh.
Alternatif lainnya adalah menggunakan dompet dengan ukuran lebih tipis atau menyimpannya di tempat lain, seperti saku depan atau tas kecil.
Meski terlihat sebagai kebiasaan sederhana, posisi duduk yang dilakukan berulang setiap hari dapat memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh. Menjaga posisi duduk tetap seimbang menjadi salah satu langkah mudah untuk mencegah munculnya gangguan pada punggung dan pinggul.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















