
BOGORTODAY.COM – PT Pertamina Patra Niaga kembali memperkuat ketahanan pasokan energi nasional dengan mendatangkan sekitar 45,9 ribu metrik ton liquefied petroleum gas (LPG) dari Amerika Serikat.
Pengiriman tersebut dilakukan menggunakan kapal Pertamina Gas 1 (PG1) yang berlayar dari Freeport, Texas, sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pasokan LPG.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan LPG masyarakat dan sektor industri tetap terpenuhi di tengah kondisi pasar energi global yang terus mengalami perubahan.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa menjaga ketersediaan energi menjadi salah satu prioritas utama perusahaan. Menurutnya, Pertamina terus mengoptimalkan seluruh rantai pasok, mulai dari proses pengadaan hingga distribusi, agar pasokan LPG tetap aman dan andal.
“Di tengah dinamika energi global, menjaga keandalan pasokan merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap mata rantai pasok berjalan secara terintegrasi sehingga kebutuhan energi masyarakat maupun sektor produktif dapat terpenuhi,” ujar Kitty.
Muatan yang dibawa kapal Pertamina Gas 1 terdiri atas sekitar 23 ribu metrik ton propane dan 22,8 ribu metrik ton butane. Jika dikonversikan, total volume tersebut setara dengan kurang lebih 15,2 juta tabung LPG ukuran 3 kilogram yang banyak digunakan masyarakat.
Sesampainya di Indonesia, distribusi muatan akan dibagi ke dua terminal utama. Sekitar 26 ribu metrik ton LPG akan dibongkar di Terminal LPG Sekong, Banten, sedangkan sekitar 19,9 ribu metrik ton lainnya akan diterima di Terminal LPG Arun, Aceh.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















