StepX Neo Resmi Diluncurkan, Smartphone AI Pertama di Dunia yang Bisa Menjalankan Perintah Otomatis

BOGORTODAY.COM – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal China, StepFun, memperkenalkan StepX Neo, sebuah smartphone yang diklaim sebagai ponsel pertama di dunia dengan konsep Agentic AI. Teknologi ini memungkinkan perangkat menjalankan berbagai tugas secara otomatis hanya berdasarkan satu instruksi dari pengguna.

Berbeda dengan smartphone pada umumnya yang mengharuskan pengguna berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain, StepX Neo dirancang agar kecerdasan buatan menjadi pusat pengoperasian perangkat.

Mengusung Sistem Operasi StepAOS

StepX Neo menggunakan StepAOS, sistem operasi yang dikembangkan khusus untuk mendukung agen AI. Perangkat ini dipasarkan di bawah merek StepX, yang disebut sebagai terminal AI pertama yang dibangun sejak awal dengan fondasi large language model (LLM).

Dengan pendekatan tersebut, pengguna cukup memberikan satu perintah menggunakan bahasa alami. Selanjutnya, agen AI akan memahami kebutuhan pengguna, mengatur berbagai layanan yang diperlukan, lalu menyelesaikan tugas secara mandiri tanpa harus membuka aplikasi secara manual.

Dibekali Asisten AI Amoo

Salah satu fitur utama StepX Neo adalah kehadiran Amoo, asisten virtual berbasis AI yang terintegrasi langsung ke dalam sistem operasi.

Pengguna dapat berbicara dengan Amoo menggunakan percakapan sehari-hari layaknya berinteraksi dengan chatbot AI modern. Asisten ini dirancang untuk memahami konteks percakapan sekaligus membantu menjalankan berbagai aktivitas digital secara otomatis.

BACA JUGA :  China Tingkatkan Kemampuan Jet Tempur J-16 dengan Konfigurasi Muatan Maksimal

Menurut StepFun, StepAOS dikembangkan untuk mengatasi tiga tantangan utama dalam pengembangan agen AI, yaitu kemampuan mengingat informasi (memory), mengambil keputusan (reasoning), dan mengeksekusi perintah (execution).

Tetap Berfungsi Meski Tanpa Internet

Salah satu keunggulan yang diklaim StepFun adalah kemampuan agen AI untuk menjalankan berbagai tugas secara mandiri meskipun perangkat sedang tidak terhubung ke internet.

Laporan GSM Arena menyebutkan bahwa proses pengambilan memori AI pada perangkat ini hanya membutuhkan waktu sekitar 15 milidetik, sehingga respons yang diberikan terasa sangat cepat.

Meski demikian, untuk pekerjaan yang membutuhkan komputasi lebih besar, StepX Neo tetap memanfaatkan layanan cloud computing. StepFun memastikan bahwa data pribadi pengguna tetap tersimpan di perangkat dan tidak dikirim ke server eksternal selama proses tersebut berlangsung.

Step Edge Diklaim Unggul di Berbagai Pengujian

StepX Neo dibekali model bahasa bernama Step Edge yang berjalan langsung di perangkat.

Perusahaan mengklaim model AI tersebut berhasil meraih posisi teratas dalam 29 pengujian benchmark untuk kategori serupa. Namun, StepFun belum mengungkapkan secara rinci benchmark yang digunakan maupun model AI lain yang menjadi pembanding.

BACA JUGA :  Topan Bavi Ancam Jepang hingga China, Warga Mulai Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Persaingan AI China dan Amerika Semakin Memanas

Peluncuran StepX Neo dinilai memperkuat persaingan teknologi AI antara China dan Amerika Serikat, terutama di sektor perangkat keras berbasis kecerdasan buatan.

StepFun berhasil memperkenalkan smartphone AI lebih dulu, sementara OpenAI masih dikabarkan mengembangkan perangkat serupa yang diperkirakan baru memasuki tahap produksi pada 2027.

Di sisi lain, proyek perangkat AI OpenAI belakangan menjadi sorotan setelah muncul sengketa hukum dengan Apple. Perusahaan asal Cupertino tersebut menuding OpenAI merekrut sejumlah mantan maupun calon karyawan Apple untuk memperoleh informasi terkait produk yang belum diumumkan ke publik.

Sebelumnya, OpenAI juga telah mengumumkan kerja sama dengan mantan Chief Design Officer Apple, Jony Ive, untuk mengembangkan perangkat keras baru yang dirancang khusus mendukung teknologi ChatGPT.

Babak Baru Smartphone Berbasis AI

Kehadiran StepX Neo menunjukkan arah baru perkembangan industri smartphone. Jika selama ini AI hanya menjadi fitur pelengkap, StepFun justru menjadikannya sebagai inti dari seluruh pengalaman pengguna.

Apabila teknologi Agentic AI mampu memenuhi klaim yang disampaikan perusahaan, bukan tidak mungkin konsep smartphone yang mengandalkan agen AI akan menjadi tren baru dalam industri perangkat pintar beberapa tahun mendatang.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================