42.691 Warga Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan

kekeringan
Sejumlah warga antre menerima pendistribusian air bersih dari mobil tangki BPBD Kabupaten Bogor akibat dampak kekeringan yang melanda wilayah tersebut, Kamis (16/7/2026). FOTO: DOK. BPBD KABUPATEN BOGOR.

BOGORTODAY.COM – Sebanyak 42.691 jiwa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat terdampak kekeringan sepanjang periode 10 Juni hingga 15 Juli 2026. Dampak kekeringan ini tersebar di 13 kecamatan dan 29 desa di wilayah Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengatakan, data tersebut merupakan hasil pemantauan pihaknya terhadap kebutuhan dasar air bersih akibat kekeringan selama kurun waktu tersebut.

BACA JUGA :  China Tingkatkan Kemampuan Jet Tempur J-16 dengan Konfigurasi Muatan Maksimal

“Kekeringan ini tersebar di 13 kecamatan dan 29 desa di wilayah Kabupaten Bogor,” kata Adam, Kamis (16/7/2026).

Adapun 13 kecamatan yang terdampak antara lain Jasinga, Cigudeg, Ciseeng, Rumpin, Leuwisadeng, Ciampea, Sukajaya, Nanggung, Rancabungur, Jonggol, Citeureup, Babakan Madang, dan Sukaraja.

Sementara itu, desa-desa yang mengalami kekeringan di antaranya Desa Pangaur, Sukaraksa, Sukamaju, Rengasjajar, Cibeuteung Muara, Leuwibatu, Sadeng Kolot, Benteng, Harkatjaya, Parakan Muncang, Bantarsari, Sukajaya, Gunungsari, Karang Tengah, Nagrak, dan sejumlah desa lainnya.

BACA JUGA :  Konstruksi Fisik Off-Ramp Ciawi Selatan Siap Dikebut

Menanggapi kondisi tersebut, Adam menyampaikan bahwa BPBD Kabupaten Bogor telah mendistribusikan 350 ribu liter air bersih kepada warga terdampak. Bantuan itu telah menjangkau 12.735 kepala keluarga di 74 lokasi atau titik distribusi air bersih.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================