
BOGORTODAY.COM – PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor berencana terus melaksanakan operasi gabungan secara rutin bersama aparat terkait guna memberantas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik Antam Pongkor.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan pertambangan sekaligus melindungi lingkungan, khususnya Sungai Cikaniki, yang diduga terdampak oleh aktivitas pertambangan ilegal.
Java Region CSR and ER Sub Division Head PT Antam Tbk UBPE Pongkor, Agustinus Koko Susetio, mengatakan patroli gabungan selama ini telah dilaksanakan secara rutin dan ke depan akan kembali dilakukan penertiban melalui koordinasi bersama para pemangku kepentingan.
“Bahwa memang ini bagian dari patroli gabungan yang dilakukan secara rutin dan memang ada rencana melakukan penertiban kembali yang akan kita diskusikan,” ujar Agustinus saat conference pres pada Jumat 17 Juli 2026.
Menurutnya, salah satu dampak yang menjadi perhatian dari aktivitas PETI adalah potensi kerusakan lingkungan. Karena itu, Antam mendukung langkah penertiban yang dibarengi dengan upaya edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan kegiatan penambangan tanpa izin.
“Memang salah satu dampak dari kegiatan PETI yang kami perhatikan adalah terhadap lingkungan. Sehingga kami sangat mendukung apabila ada penertiban ini dan kemudian kita lakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan lagi kegiatan PETI yang salah satunya berdampak pada lingkungan,” katanya.
Agustinus menegaskan, penyelesaian persoalan PETI tidak dapat mengandalkan penegakan hukum semata. Menurutnya, diperlukan sinergi yang berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, edukasi, serta kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami meyakini bahwa penyelesaian PETI memerlukan sinergi yang berkesinambungan, tidak hanya penegakan di lapangan, tetapi juga melalui pembangunan ekonomi masyarakat, edukasi, dan kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan pertambangan sebagai aset bersama yang harus dilestarikan demi keselamatan, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan bagi generasi mendatang.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan ini sebagai aset bersama demi keselamatan, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.
Bagi HalamanEditor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















