BOGORTODAY.COM – Microwave menjadi salah satu peralatan dapur yang banyak digunakan karena mampu memanaskan makanan dengan cepat. Selain menghangatkan makanan, alat ini juga dapat digunakan untuk mencairkan bahan beku, mengukus, hingga memasak menu sederhana seperti mi instan, oatmeal, telur, dan kentang.
Meski terlihat mudah digunakan, masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat mengoperasikan microwave. Kebiasaan tersebut tidak hanya membuat hasil pemanasan kurang optimal, tetapi juga berpotensi merusak alat dan mengurangi usia pakainya.
Berikut lima kesalahan yang sebaiknya dihindari saat menggunakan microwave.
- Menggunakan wadah yang tidak sesuai
Salah satu kesalahan paling sering terjadi adalah memasukkan wadah yang tidak aman ke dalam microwave. Beberapa jenis plastik dapat meleleh atau melepaskan zat kimia saat terkena suhu tinggi.
Selain itu, wadah berbahan logam, aluminium foil, maupun peralatan makan berbahan besi tidak boleh digunakan karena dapat memicu percikan api hingga merusak microwave.
Agar lebih aman, gunakan wadah berlabel microwave-safe, seperti keramik, kaca tahan panas, atau plastik yang memang dirancang khusus untuk penggunaan di microwave.
- Memanaskan makanan tanpa penutup
Banyak orang langsung memanaskan makanan tanpa menutup wadahnya. Akibatnya, kuah atau minyak dapat memercik ke dinding bagian dalam microwave.
Jika dibiarkan, sisa makanan yang menempel dapat mengganggu kinerja alat dan membuat proses pembersihan menjadi lebih sulit.
Gunakan penutup khusus microwave atau tisu dapur yang aman digunakan agar uap tetap terjaga dan panas menyebar lebih merata.
- Tidak mengaduk makanan saat dipanaskan
Microwave sering kali memanaskan makanan secara tidak merata. Bagian luar bisa terasa panas, sementara bagian tengah masih dingin.
Untuk menghindari hal tersebut, hentikan proses pemanasan di tengah waktu, lalu aduk atau putar makanan sebelum melanjutkan kembali. Cara ini sangat dianjurkan untuk makanan berkuah, saus, maupun makanan bayi.
- Memanaskan terlalu lama
Memanaskan makanan dalam waktu yang terlalu panjang dapat membuat teksturnya berubah, menjadi kering, bahkan gosong.
Sebaiknya gunakan waktu pemanasan yang lebih singkat dengan beberapa tahap. Setelah setiap siklus selesai, periksa suhu makanan, lalu lanjutkan jika memang masih diperlukan.
Cara ini membantu menjaga cita rasa sekaligus mencegah makanan kehilangan kelembapan.
- Jarang membersihkan microwave
Sisa makanan yang menumpuk di dalam microwave dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi tempat berkembangnya bakteri. Selain itu, kotoran yang menempel juga dapat memengaruhi performa alat.
Bersihkan bagian dalam microwave secara rutin menggunakan kain lembap dan sabun ringan.
Untuk menghilangkan noda membandel, panaskan semangkuk air yang dicampur irisan lemon atau sedikit cuka putih selama beberapa menit. Uap yang dihasilkan akan membantu melunakkan kerak sehingga lebih mudah dibersihkan.
Dengan menghindari lima kesalahan tersebut, microwave dapat bekerja lebih optimal, makanan matang atau hangat secara merata, serta usia pakai peralatan dapur ini menjadi lebih panjang.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















