Pemkab Bogor Perkuat Tata Kelola Satu Data Indonesia

BOGORTODAY.COM Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat penerapan Satu Data Indonesia melalui Rapat Koordinasi Proses Bisnis (Probis) Statistik Sektoral yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor di Lorin Hotel, Babakan Madang, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi upaya pemerintah daerah memastikan pengelolaan data sektoral berjalan lebih terintegrasi, akurat, dan dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Rakor diikuti para pengelola data sektoral dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor dengan menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal mengatakan kebijakan pembangunan harus disusun berdasarkan data yang valid dan terkini, bukan berdasarkan perkiraan.

“Suatu kebijakan hanya dapat lahir dari data yang akurat. Jika data yang menjadi dasar pengambilan keputusan tidak tepat, maka kebijakan yang dihasilkan juga tidak akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bambang.

BACA JUGA :  Erick Thohir: Juara AFF Bukti Kemajuan Timnas Putri Indonesia

Menurutnya, setiap perangkat daerah memiliki peran dalam menghasilkan data sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Namun, seluruh data tersebut perlu terhubung dalam satu sistem agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah.

Bambang menjelaskan, Diskominfo Kabupaten Bogor sebagai wali data memiliki tanggung jawab memastikan pengelolaan data sesuai prinsip Satu Data Indonesia. Untuk itu, diperlukan komitmen seluruh perangkat daerah agar pengelolaan data tidak berjalan secara terpisah.

“Data bukan milik satu perangkat daerah, tetapi merupakan aset Pemerintah Kabupaten Bogor yang harus dimanfaatkan bersama sebagai dasar pengambilan kebijakan. Tujuannya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

BACA JUGA :  Cara Basmi Lalat Limbah di Kamar Mandi dengan Bahan Alami

Ia menambahkan, koordinasi antar pengelola data perlu dilakukan secara berkala karena data pemerintahan bersifat dinamis dan terus mengalami perubahan. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, kualitas, validitas, serta keterbaruan data dapat tetap terjaga.

Selain memperkuat proses bisnis statistik sektoral, Diskominfo Kabupaten Bogor juga terus mengembangkan pemanfaatan portal Open Data sebagai sarana penyediaan informasi publik. Portal tersebut diharapkan dapat mendukung transparansi pemerintahan dan memudahkan masyarakat mengakses data yang tersedia untuk publik.

Melalui penguatan tata kelola data, Pemkab Bogor menargetkan proses perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================