7 Cara Memilih Durian yang Bagus, Manis, dan Matang Pas

BOGGORTODAY.COM Durian menjadi salah satu buah favorit masyarakat Indonesia berkat cita rasanya yang khas dan teksturnya yang lembut. Namun, tampilan luar yang menarik belum tentu menjamin isi buah memiliki kualitas terbaik.

Tidak sedikit pembeli yang kecewa karena durian yang dipilih ternyata masih mentah, terlalu matang, atau bahkan rusak di bagian dalam.

Karena itu, penting mengetahui beberapa ciri durian berkualitas sebelum memutuskan untuk membelinya. Dengan memperhatikan beberapa indikator sederhana, peluang mendapatkan durian yang manis, matang, dan berdaging tebal akan jauh lebih besar.

Berikut tujuh cara memilih durian yang bagus dan berkualitas.

  1. Cek kondisi tangkainya

Tangkai durian bisa menjadi petunjuk awal mengenai tingkat kesegaran buah. Durian yang baru dipanen umumnya memiliki tangkai yang masih keras dengan warna hijau segar. Bagian bekas lepas dari pohon juga biasanya masih terlihat cerah.

Sebaliknya, jika warna tangkai mulai menghitam atau kecokelatan, kemungkinan durian sudah disimpan cukup lama sehingga kesegarannya berkurang. Perhatikan juga apakah tangkai terlihat dipotong rapi. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa buah tidak dipetik secara alami.

  1. Perhatikan kulit durian

Kulit durian juga perlu diperiksa dengan teliti. Pilih buah yang permukaannya utuh tanpa lubang kecil maupun bercak hitam. Lubang dapat menjadi indikasi adanya serangga yang masuk ke dalam buah, sedangkan bercak hitam berpotensi menunjukkan kerusakan akibat hama.

Selain itu, pastikan bagian bawah buah tidak mengalami retakan. Durian yang pecah lebih mudah terpapar udara sehingga kualitas dagingnya dapat menurun lebih cepat.

  1. Pilih bentuk yang simetris
BACA JUGA :  Jadwal 4 Wakil Indonesia di Perempat Final China Open 2026

Bentuk durian ternyata berpengaruh terhadap jumlah daging buah yang dihasilkan. Durian yang bulat atau oval dengan bentuk seimbang umumnya memiliki ruang buah yang terisi lebih penuh.

Sebaliknya, buah yang bentuknya tidak beraturan atau terlalu pipih sering kali memiliki ruang kosong sehingga isi dagingnya lebih sedikit. Ukuran besar juga bukan satu-satunya patokan karena durian berukuran sedang kerap memiliki rasa yang lebih pekat.

  1. Cium aroma buah

Aroma menjadi salah satu tanda paling mudah untuk mengetahui tingkat kematangan durian. Buah yang matang biasanya mengeluarkan wangi khas yang kuat namun tetap nyaman dicium.

Jika aromanya masih sangat samar atau menyerupai bau rumput, kemungkinan durian belum siap dikonsumsi. Sebaliknya, aroma yang terlalu tajam dapat menandakan buah sudah terlalu matang.

  1. Goyangkan secara perlahan

Cara berikutnya adalah menggoyangkan durian dengan lembut. Apabila terasa ada sedikit pergerakan di bagian dalam, biasanya daging buah sudah matang dan siap disantap.

Sebaliknya, jika tidak ada pergerakan sama sekali, bisa jadi buah masih mentah atau justru sudah terlalu matang. Durian yang terasa sedikit lebih ringan dibanding ukurannya juga sering kali memiliki kualitas daging yang baik.

  1. Dengarkan bunyi saat diketuk

Teknik mengetuk kulit durian sering dilakukan oleh penjual berpengalaman. Suara yang dihasilkan dapat memberikan gambaran kondisi ruang di dalam buah.

BACA JUGA :  Doa Meluluhkan Hati Seseorang Menurut Ajaran Islam Lengkap

Durian berkualitas biasanya menghasilkan bunyi yang lebih nyaring dan sedikit berongga. Sementara itu, suara yang terdengar padat dapat mengindikasikan isi buah belum berkembang sempurna atau tingkat kematangannya belum ideal.

  1. Periksa tekstur daging setelah dibuka

Jika penjual bersedia membuka durian sebelum dibeli, manfaatkan kesempatan tersebut untuk mengecek tekstur dagingnya. Daging durian yang matang umumnya terasa lembut, padat, dan sedikit kenyal saat ditekan.

Hindari durian dengan daging yang masih keras karena menandakan buah belum matang. Sebaliknya, tekstur yang terlalu lembek dan berair menunjukkan durian sudah melewati masa terbaiknya.

Waktu terbaik membeli durian

Selain mengetahui cara memilih buah yang berkualitas, membeli durian saat musim panen juga dapat meningkatkan peluang mendapatkan buah yang lebih segar dengan harga yang relatif lebih terjangkau. Di Indonesia, musim panen durian umumnya dimulai sekitar bulan September, meski waktunya dapat berbeda di setiap daerah.

Dengan memperhatikan kondisi tangkai, kulit, bentuk, aroma, suara saat diketuk, hingga tekstur dagingnya, Anda bisa lebih percaya diri memilih durian yang manis, matang sempurna, dan memiliki kualitas terbaik untuk dinikmati bersama keluarga.

Jika diperlukan, artikel ini juga dapat dioptimalkan untuk SEO dengan panjang 800–1.200 kata, lengkap dengan meta description, keyword, dan subjudul H2/H3 agar lebih mudah bersaing di hasil pencarian Google.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================