BOGORTODAY.COM – Salah satu program pengabdian masyarakat ‘Dosen Pulang Kampung’ yang diprakarsai oleh tim dosen dari Sekolah Vokasi IPB University, dilaksanakan di salahsatu kampung halaman dosen di Perumahan Sunggal Indah, Medan, beberapa waktu lalu.
Program itu bekerjasama dengan Start Up – Mountrash, yang fokus pada Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Buatan (AI), dengan tujuan memotivasi kepedulian masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah Non Organik ( Plastik) dan mendapatkan Rupiah ketika memasukkan Botol Plastik ke ATM Sampah Mountrash.
Untuk pelaksanaanya, Sekolah Vokasi juga menggandeng organisasi sosial, yaitu Yayasan Rumah Kedua, yang bergerak dalam bidang pemberdayaan lingkungan dan masyarakat.
Dosen Sekolah Vokasi IPB University, Ibu Faldiena menjelaskan, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan teknologi inovatif untuk mengatasi permasalahan sampah yang dihadapi warga di perumahan.
Menurutnya, dengan Teknologi IoT dan AI ini dapat mengoptimalkan proses pengelolaan sampah secara real-time, adanya sensor dan algoritma cerdas, sistem ini sangat membantu mengurangi volume sampah ke bumi.
“Perumahan Sunggal Indah Medan adalah pilot project pertama kami di Medan. Harapannya program ini akan memotivasi warga untuk peduli dan ramah lingkungan dalam mengelola sampah rumah tangga, serta terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dilingkungan rumahnya,” jelas Faldiena selaku Ketua Program.

Sementara, Direktur Mountrash Bogor dan Ketua Yayasan Rumah Kedua, Dewi Puspasari menyebutkan bahwa demonstrasi langsung penggunaan aplikasi ATM Sampah Mountrash dengan menggunakan telepon genggam serta jaringan internet menjadi hal baru dan disambut antusias oleh warga.
“Ketika warga mulai memilah sampah plastik dan menerima Rp.50,- untuk botol plastik yang masuk ke ATM Sampah, dana diterima di e-wallet aplikasi DBX Mountrash yang diunduh di gadget mereka, tentunya hal ini menambah semangat warga. Sesuai dengan slogan Mountrash “Bersih Pasti Untung!” pungkas Dewi yang turut hadir di Medan.
Senada, Ketua RT di Perumahan Sunggal Indah, Marthin Sinaga mengatakan, warga kami memang sudah peduli dan memilah sampah plastik dirumah masing-masing selama ini, biasanya di sumbangkan saja ke tukang sampah.
“Adanya ATMS DBX Mountrash ternyata membuat semangat warga untuk mengumpulkan dan memasukkan sendiri botol plastik dan langsung “cuan”! Terimakasih SV IPB atas kerjasamanya” ucap Marthin.
“Semoga program pengabdian masyarakat dari SV IPB berkolaborasi dengan Mountrash Indonesia ini dapat berkelanjutan dan diadopsi untuk perumahan lain di Kota Medan,” tambahnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















