
BOGORTODAY.COM – Proyek rekonstruksi Jalan Cibeber–Pasir Honje, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terancam tidak selesai sesuai target akhir tahun. Pihak pelaksana mengakui adanya kendala serius terkait kesulitan mendapatkan pasokan bahan baku material.
Proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Bogor dengan nilai kontrak sebesar Rp800 juta itu hingga kini baru memasuki tahap Lean Concrete (LC), meski masa pekerjaan sudah berjalan hampir dua bulan sejak kontrak dimulai. Adapun penyedia jasa pada proyek tersebut adalah PT Lestari Gigih Jagadraya.
Pelaksana lapangan, Ismail, menyebut pekerjaan sempat terhenti cukup lama akibat tidak tersedianya material utama dalam rekontruksi jalan tersebut.
“Untuk rekonstruksi itu sementara sudah LC, tinggal kita full sampai finishing. Untuk sementara kita stop (tutup jalan) dulu, kalau sudah bahan material masuk,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Ia menjelaskan, keterlambatan tersebut disebabkan empat perusahaan pemasok sebelumnya tidak sanggup mengirimkan material yang dibutuhkan.
“Sempat molor sebulan karena bahan bakunya tidak ada. Dari awal kontrak pekerjaan sudah dua bulan karena satu bulan nganggur. Sudah empat perusahaan tidak sanggup kirim barang ke sini. Sekarang pakai ready mix,” katanya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















