Tak Sampai Semusim, Xabi Alonso Resmi Dipecat Madrid

Tujuh bulan yang penuh tekanan. Xabi Alonso resmi berpisah dengan Real Madrid, membuka babak baru di Bernabeu. (Foto: bola.net)

BOGORTODAY.COM – Tahun baru membawa perubahan besar di Santiago Bernabeu. Xabi Alonso resmi meninggalkan kursi pelatih Real Madrid hanya tujuh bulan sejak ditunjuk, sebuah keputusan yang kembali menegaskan betapa tinggi standar dan tekanan di klub raksasa Spanyol tersebut.

Musim Alonso sejatinya berjalan naik turun. Real Madrid masih berada di jalur kompetitif di La Liga dan Liga Champions, namun kekalahan menyakitkan dari Barcelona di ajang Supercopa de Espana menjadi pemantik percepatan keputusan manajemen. Tak lama berselang, Alvaro Arbeloa diumumkan sebagai pengganti, menandakan bahwa pergantian ini telah dipersiapkan sejak jauh hari.

Alonso memulai tugasnya dalam situasi yang tak ideal. Tanpa pramusim konvensional, Madrid langsung tampil di Piala Dunia Antarklub. Turnamen tersebut menjadi ruang adaptasi awal, terlebih dengan absennya Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. Beberapa pemain muda seperti Arda Guler dan Gonzalo Garcia mendapat kepercayaan, sementara wajah baru di lini belakang mulai diperkenalkan.

BACA JUGA :  Piala AFF 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kualitas Pemain Domestik Racikan John Herdman

Awal musim sempat memberi harapan. Enam kemenangan beruntun diraih Madrid di semua kompetisi. Namun segalanya berubah setelah kekalahan telak 2-5 dari Atletico Madrid. Laga derby itu menjadi alarm pertama rapuhnya stabilitas permainan, terutama saat bermain tandang.

El Clasico bulan Oktober memang dimenangkan Madrid dengan skor 2-1, tetapi performa tim justru memunculkan tanda tanya. Dominasi penguasaan bola yang selama ini menjadi identitas Los Blancos menurun drastis. Sejak saat itu, konsistensi hasil ikut tergerus, disertai meningkatnya tekanan ke lini pertahanan.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Ketegangan internal pun mulai terasa. Gestur frustrasi Vinicius Junior saat ditarik keluar menjadi simbol retaknya hubungan pelatih dengan pemain kunci. Di Real Madrid, dinamika seperti ini kerap berujung fatal bagi pelatih.

Pada akhirnya, Florentino Perez memilih mengambil keputusan tegas. Alonso pun harus angkat kaki lebih cepat dari rencana awal. Kini, Alvaro Arbeloa dipercaya membawa stabilitas baru, sementara Alonso tetap dipandang sebagai aset panas di bursa pelatih Eropa.

(MG6)

Editor : Alif Luqman

Sumber : bola.net

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================