Netanyahu Siap Buka Pembicaraan Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Mematikan

Netanyahu
Netanyahu Siap Buka Pembicaraan Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Mematikan. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan kesiapan untuk memulai pembicaraan langsung dengan Lebanon di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan. Pernyataan ini muncul sehari setelah serangan besar Israel ke wilayah Lebanon yang dilaporkan menewaskan lebih dari 300 orang.

Serangan tersebut terjadi di tengah situasi sensitif setelah Amerika Serikat dan Iran, yang disebut memiliki pengaruh terhadap kelompok Hezbollah, menyepakati gencatan senjata sementara selama dua minggu. Namun, terdapat perbedaan pandangan terkait apakah Lebanon termasuk dalam cakupan kesepakatan tersebut.

BACA JUGA :  Tanda Kolagen Menurun pada Kulit dan Faktor yang Mempercepat Penuaan Wajah

Rencana Negosiasi IsraelLebanon

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Kamis (9/4/2026), Netanyahu mengatakan bahwa kabinetnya telah menerima instruksi untuk segera membuka jalur dialog dengan Lebanon. Pembicaraan tersebut disebut akan dilakukan secepat mungkin sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Netanyahu menegaskan bahwa fokus utama negosiasi nantinya adalah pelucutan senjata Hezbollah serta upaya membuka jalan menuju stabilitas dan hubungan damai antara kedua negara.

Ketegangan Meningkat di Tengah Gencatan Senjata

Di sisi lain, serangan udara Israel yang terjadi sebelumnya dilaporkan menyebabkan ratusan korban jiwa serta ribuan lainnya terluka. Kondisi ini memicu kekhawatiran internasional karena dinilai dapat mengganggu upaya perdamaian yang sedang dibangun.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Israel dan Amerika Serikat menyatakan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata terbatas tersebut, yang bertujuan membuka ruang dialog dalam konflik yang lebih luas. Namun, Iran dan sejumlah mediator internasional memiliki pandangan berbeda dan menyebut Lebanon tetap berada dalam cakupan kesepakatan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================