BOGORTODAY.COM – Sekitar 70 persen Penerima Manfaat (PM) di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, hingga kini belum merasakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program yang ditujukan untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat tersebut masih terbatas jangkauannya, seiring dengan belum meratanya fasilitas dapur penyedia layanan di wilayah tersebut.
Saat ini, baru terdapat empat dapur MBG yang berdiri di empat desa dari 11 desa keseluruhan di Kecamatan Sukajaya. Dari jumlah tersebut, program baru mampu menjangkau sekitar 12 ribu penerima manfaat.
Koordinator Kecamatan (Korcam) MBG Sukajaya, Fahrul Rozi, menjelaskan bahwa keterbatasan jumlah dapur menjadi kendala utama dalam pemerataan program.
“Di Kecamatan Sukajaya ada 11 desa, dan dapur ini baru ada di 4 desa. Jadi sisanya belum terlayani. Saat ini sekitar 12 ribu penerima manfaat yang sudah menerima MBG,” ujarnya, saat ditemui di kantor Kecamatan Sukajaya, Rabu (29/4/2026).
Program MBG ini menyasar kelompok rentan, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, serta balita non-PAUD. Selain itu, siswa sekolah juga menjadi bagian dari sasaran program.
Ia mengatakan, berdasarkan data pendataan sebelumnya, jumlah siswa yang menjadi target mencapai sekitar 24 ribu orang. Sementara itu, untuk kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3), tercatat sekitar 11 ribu penerima.
“Kemarin ketika pendataan untuk siswa sendiri itu 24 ribu dan untuk B3 itu ada 11.000, Masih sekitar 70 persen yang belum terjamah program MBG,” pungkasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














