Prabowo: Kritik Penting dalam Demokrasi, tetapi Jangan Biarkan Kepentingan Asing Merusaknya

Prabowo
Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pusat Latihan Brimob, Cikeas, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). (Foto: TouTube Setpres)

BOGORTODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Menurutnya, kritik tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan menjadi sarana untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pusat Latihan Brimob, Cikeas, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Dampingi Prabowo dan Dedi Mulyadi, Sejumlah Ruas Jalan Strategis Kabupaten Bogor Diresmikan

Kritik Dibutuhkan untuk Membangun Pemerintahan

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan bahwa pemerintah menghormati setiap bentuk kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab. Ia menilai, masukan dari masyarakat memiliki peran penting dalam mendorong perbaikan di berbagai sektor.

Menurutnya, kritik menjadi pengingat agar pemerintah terus melakukan pembenahan dan tidak kehilangan arah dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

BACA JUGA :  Uji Tanding ke Malaysia, Cabor Anggar Kota Bogor Siap Hadapi Negara-Negara Tangguh Asia

Demokrasi Harus Terlindungi dari Pengaruh Kepentingan

Selain menekankan pentingnya kritik, Prabowo juga mengingatkan bahwa demokrasi harus dijaga dari berbagai bentuk penyalahgunaan.

Ia menyoroti potensi dominasi kelompok berkekuatan ekonomi maupun pihak asing yang dinilai dapat memengaruhi jalannya sistem demokrasi apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================