Kurangi Garam Selama Seminggu, Benarkah Bisa Menurunkan Tekanan Darah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Garam
Ilustrasi Garam. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Hipertensi atau tekanan darah tinggi dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal.

Kabar baiknya, perubahan sederhana dalam pola makan ternyata dapat membantu mengendalikan tekanan darah, salah satunya dengan mengurangi konsumsi garam.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa membatasi asupan natrium, bahkan hanya dalam waktu satu minggu, sudah dapat memberikan dampak positif terhadap tekanan darah. Namun, apakah hasilnya benar-benar signifikan?

Penelitian: Diet Rendah Garam Mampu Menurunkan Tekanan Darah

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,5 Miliar

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada 2023 menemukan bahwa menerapkan pola makan rendah natrium selama satu minggu mampu menurunkan tekanan darah sistolik hingga sekitar 6 mmHg.

Penurunan tersebut dinilai sebanding dengan efek yang dihasilkan oleh salah satu obat antihipertensi yang umum digunakan, yaitu hidroklorotiazid. Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa diet rendah garam tidak dimaksudkan untuk menggantikan obat yang telah diresepkan dokter.

Dalam penelitian tersebut, peserta menjalani pola makan dengan asupan natrium sekitar 500 miligram per hari, jauh lebih rendah dibanding rata-rata konsumsi masyarakat yang mencapai sekitar 3.500 miligram natrium setiap hari.

BACA JUGA :  Kombinasi Vitamin yang Bagus Diminum Bersamaan agar Manfaat Lebih Optimal

Menariknya, manfaat penurunan tekanan darah terlihat pada berbagai kelompok peserta, baik yang memiliki tekanan darah normal, penderita hipertensi yang belum menjalani pengobatan, maupun mereka yang sudah mengonsumsi obat penurun tekanan darah.

Mengapa Garam Bisa Memicu Hipertensi?

Garam dapur tersusun dari natrium dan klorida. Kandungan natrium inilah yang berperan besar dalam memengaruhi tekanan darah.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================