
BOGORTODAY.COM – UPTD Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor melakukan monitoring pekerjaan pemeliharaan jalan berupa lapis tipis aspal (thin asphalt overlay) di Ruas Jalan Cikaung–Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, pada Selasa (28/7/2025).
Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh proses pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pengawasan meliputi pemeriksaan lebar dan ketebalan hamparan aspal, kualitas campuran beraspal, tingkat pemadatan, kerataan permukaan, hingga mutu hasil akhir pekerjaan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya DPU Kabupaten Bogor dalam menjamin kualitas infrastruktur jalan agar memberikan keamanan, kenyamanan, serta umur layanan yang optimal bagi masyarakat.
“Jalan yang terpelihara dengan baik merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat,” ujar Bobby.
Ia menjelaskan, pekerjaan lapis tipis aspal merupakan metode pemeliharaan jalan dengan menghamparkan lapisan aspal baru yang relatif tipis di atas perkerasan yang secara struktur masih baik, namun permukaannya telah mengalami penurunan kualitas akibat keausan, retak rambut, permukaan yang mulai kasar, maupun deformasi ringan.
“Melalui metode ini, kondisi permukaan jalan dapat dikembalikan menjadi lebih rata dan nyaman dilalui,” katanya.
Masih kata Bobby, lapis tipis aspal juga berfungsi menutup retak-retak halus agar air tidak masuk ke lapisan perkerasan, meningkatkan daya lekat permukaan jalan (skid resistance) demi keselamatan pengguna jalan, memperpanjang umur layanan jalan sebelum diperlukan rehabilitasi yang lebih besar, serta menjaga kondisi jalan tetap mantap dengan biaya pemeliharaan yang lebih efisien.
Secara teknis, ketebalan lapis tipis aspal umumnya berkisar antara 2 hingga 4 sentimeter, disesuaikan dengan kondisi lapangan dan hasil desain teknis.
Sebelum penghamparan dilakukan, permukaan jalan terlebih dahulu dibersihkan dan diberi lapis perekat (tack coat) agar lapisan aspal baru dapat menyatu secara optimal dengan perkerasan lama.
“Tahap selanjutnya adalah penghamparan campuran beraspal yang kemudian dipadatkan menggunakan alat pemadat hingga mencapai tingkat kepadatan sesuai standar yang dipersyaratkan,” katanya.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara ketat, hasil pekerjaan diharapkan memenuhi standar mutu sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang melalui jalan yang lebih aman, nyaman, dan tahan lama.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















