Home Today Update Ada Alkohol di Cafe Sniper

Ada Alkohol di Cafe Sniper

0
284

Cafe-SniperGejolak politik di internal Partai Golkar jelang musda kian bergolak. Pasca munculnya surat keputusan (SK) DPD I Jawa Barat (Jabar) yang menunjuk pelaksana tugas DPD II Golkar Kota Bogor digantikan sementara, konflik internal kian memanas.

Oleh : Abdul Kadir Basalamah
[email protected]

BOGOR TODAY – Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto merasa geram dan dilecehkan oleh pengelola Café Sniper. Bagaimana tidak, pada Jumat (15/7/2016) sore, pihak Satpol PP Kota Bogor sudah mem­berikan imbauan agar kafe yang berlokasi di Kawasan pe­rumahan Elite Bogor Nirwana Residence (BNR) Kecamatan Bogor Selatan tidak beropera­si kembali.

Namun, saat Bima melaku­kan sidak ke sana pada Jumat malam, kafe tersebut tetap beroperasi. Bima yang datang sekitar pukul 23.30 WIB ber­sama para petugas Satpol PP langsung bertemu dengan pihak pengelola café dan ter­libat pembicaraan serius se­lama hampir 15 menit.

Bima menegaskan Cafe Sniper tidak boleh menjalank­an usaha sebelum mengurus surat izin berupa izin gang­guan (Ho). “Tadi sudah saya sampaikan agar tidak berkeg­iatan dulu. Karena tadi masih banyak tamu, kami minta pi­hak pengelola membubarkan­nya. Sebenarnya dari tadi sore kami sudah imbau agar tidak buka, karena tidak ada izin­nya. Barusan tadi saya juga cek lagi, ternyata izin juga be­lum ada,” ujar Bima kemarin.

Saat mengetahui Cafe Sniper yang berlokasi di Ka­wasan perumahan Elite Bogor Nirwana Residence (BNR) Ke­camatan Bogor Selatan tidak mematuhi aturan.

Ketidakpatuhan itu dibuk­tikan langsung oleh Bima saat sidak ke Café Sniper Sabtu (16/7/2016) malam.

“Kemarin sore sudah kita himbau untuk tidak buka karena belum ada izinnya. Ba­rusan saya cek lagi izinnya be­lum ada juga. Kalau restoran silahkan. Tapi kalau ada Dj dan ada miras itu beda uru­sannya,” kata Bima.

Bima juga menyampaikan untuk tidak beraktivitas. Maka rencananya Senin besok, pi­haknya akan memanggil pen­gelola BNR.

“Saya minta tertib tidak ada miras tidak ada disko dan jam malam pada jam 12 tutup kecuali restoran atau warung silahkan,”pintanya. “Diatas jam 12 kita akan tutup paksa. Ini kawasan rawan yang ha­rus ditertibkan. Tidak menu­tup kemungkinan kawasan ini menjadi tempat kemaksiatan tempat tawuran dan mungkin ada miras, ada geng motor dan prostitusi. Kita sudah kor­dinasi dengan muspida. Insy­aallah semua kondusif dengan cara persuasif,” lanjut Bima menambahkan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Herry Karnadi mengaku kesal karena pihak Sniper Cafe malah melaku­kan kegiatan padahal sudah diberitahukan untuk tidak beroperasi dulu karena belum memiliki izin.

“Sebenarnya di kota Bogor banyak cafe dan bisa mengu­rus izinnya. Apa susahnya me­nyelesaikan perizinannya dulu baru beroperasi tapi dengan catatan jangan ada DJ dan mi­ras. Intinya besok Cafe Sniper harus tutup,” pungkasnya.

(Abdul Kadir Basalamah)