CIBINONG TODAY – Sejumlah tenaga medis dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masuk dalam prioritas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong mengikuti rapid test massal Corona Virus Disease (Covid – 19). Hasilnya satu orang PDP terkonfirmasi positif terjangkit wabah virus asal Wuhan, Cina tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Utama RSUD Cibinong, Wahyu Eko Widiharso mengatakan ada 162 orang yang mengikuti rapid test covid 19, dimana tujuh orang dokter spesialis, 32 orang dokter umum, 80 orang perawat, 31 orang tenaga kesehatan dan 12 orang PDP.

“Dari 162 orang yang diperiksa darahnya, satu orang PDP dinyatakan positif terjangkit wabah virus corona, namun hasil rapid test ini belum pasti hingga harus dilakukan test swab (air liur) menggunakan Viral Transport Medium (VTM) lagi lalu dikirimkan hasilnya ke laboratarium Kementerian Kesehatan,” kata Wahyu, Rabu, (25/3/2020) malam.

Sebelumnya, sambung Wahyu, RSUD Cibinong juga telah merawat dan mengisolasi dua pasien yang positif terjangkit virus corona, yang dialami seorang pramugara dan seorang karyawan swasta.

“Kedua orang itu, kami tidak lagi melakukan rapid test covid 19 karena sudah dilakukan test swab oleh rumah sakit yang ada di DKI Jakarta,” terangnya.

Wahyu menjelaskan dalam pemeriksaan menggunakan alat rapid test, pihaknya hanya membutuhkan waktu 10 menit per orang, hingga total waktu pemeriksaan hanya tiga jam setengah dari sebanyak ratusan pasien.

“Meskipun petugas analisis hanya tiga orang, pelaksanaan rapid test ini dilakukan cukup singkat yaitu dari pukul 09.30 hingga 13.00 WIB. Pemeriksaan berjalan lancar, teratur dan tidak ada penumpukan antrean,” jelas Wahyu.¬†(Bambang Supriyadi)

loading...