CIBINONG TODAY – Bupati Bogor, Ade Yasin meminta kepada Pemerintah Prov DKI Jakarta agar lebih tegas menertibkan akses kendaraan dari Jakarta menuju Bogor.

Hal itu menurutnya, belakangan jalur Puncak, Kabupaten Bogor ramai dikunjungi wisatawan yang didominasi kendaraan plat B masuk ke wilayah Bogor untuk berwisata.

“Iya (minta ketegasan), ada serbuan kendaraan plat B ke Bogor. Tolong saya minta bantuan Pemprov DKI Jakarta supaya kendaraan tidak banyak yang moncor (mengalir) kesini (ke Bogor),” kata Ade Yasin, di Gedung DPRD, Rabu (3/6/2020).

Ia mengaku kewalahan mengatasi serbuan kendaraan plat B ke wilayahnya yang masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ade mengatakan petugas yang ada dilapangan sangat terbatas sehingga tak mampu menghalang setiap kendaraan yang masuk meski sebagian kendaraan sempat diputarbalikan.

“Kemarin plat B nyerbu Bogor kita kewalahan. Nah kenapa bisa lolos? Petugas kita kan terbatas, bayangkan harus menghadang ribuan motor sedangkan petugas sedikit. Ini yang menjadi kendala,” jelasnya.

Disamping itu, ia menyadari kebanyakan wisatawan roda dua kerap melewati jalan tikus menuju kawasan Puncak. Menurutnya, sudah seharusnya masyarakat setempat harus menghalau kerumunan kendaraan yang menuju ke Puncak.

“(Kebanyakan) lolos ke Puncak lewat jalan-jalan tikus. Jadi tidak tidak semua jalan bisa di tutup. Makanya harusnya orang di wilayah sekitar biar nengamankan wilayahnya masing-masing supaya mereka tidak menyerbu Bogor,” katanya. (Bambang Supriyadi)