20160720_085521ALFIAN MUJANI
[email protected]

Meski namanya sama, Masa Pen­genalan Ling­kungan Sekolah, SMK Angkasa Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor lebih mengoptimalkan masa orientasi bagi siswa baru ini untuk membangun karakter mulia para peserta didik. Salah satunya, mengajak para siswa baru ini untuk menanam po­hon dan memahami lingkungan hidup.

’’Dengan kegiatan mena­nam pohon ini, kita berharap para siswa lebih memiliki ke­cintaan terhadap lingkungan hidup dan giat melakukan pen­anaman pohon di mana pun,’’ kata Wakil Kepala SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Angkasa Atang Sendjaja Mayor Teknik Fazri di Lapangan SMK Angka­sa, Rabu (20/7/2016).

Kegiatan menanam pohon bersama Tim Bogor Hejo yang dilakukan di sela-sela acara masa orientasi siswa baru ini, terasa lebih semarak dan lebih bersemangat. Sekitar 268 siswa baru SMK Angkasa Atang Send­jaja ikut terlibat dalam acara penanaman pohon buah-bua­han bantuan dari BLH (Badan Lingkungan Hidup) Kabupaten Bogor. Begitu juga saat kuis edu­kasi pohon berhadian voucher belanja dari Citrus Department Store yang dipandu Amel Ama­lia Dian Puspitasari terasa lebih seru dan bergairah.

Selain dilibatkan dalam ke­giatan penanaman pohon, para siswa baru juga mengikuti aneka kegiatan yang lebih diarahkan pada upaya pembentukan karak­ter mulia dan tim building, serta membangun kecintaan terhadap lingkungan sekolah. ‘’Kegiatan masa orientasi ini akan berlang­sung hingga Jumat lusa,’’ katanya.

Model kegiatan masa penge­nalan lingkungan sekolah bagi siswa baru yang dilakukan SMK Angkasa Atang Sendjaja ini, se­benarnya pantas dijadikan mod­el di sekolah-sekolah lain. Sebab, selain mengajak para siswa baru mengenali lingkungan sekolah dengan baik dan benar, juga memberikan kerangka kepada para peserta didik bagaimana cara membangun sebuah tim yang rapi, tertib, disiplin dan penuh semangat kebersamaan. ‘’Cara yang kami lakukan belum tentu baik buat sekolah lain,’’ ujar Fajri merendah.

Sebelumnya Pemimpin Re­daksi SKH Bogor Today Alfian Mujani mengajak para siswa baru SMK Angkasa Atang Send­jaja untuk memberikan per­hatian lebih pada penataan kembali lingkungan alam di In­donesia. ‘’Saya tahu, adik-adik ini datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kita sama-sama tahu bahwa negeri kita sangat subur dan kaya akan tumbu­han. Namun kita sendiri masih kurang menyadari kekayaan alam kita itu,’’ katanya.

Karena itu, lanjut Alfian, kita sering kali membiarkan lingkun­gan alam yang subur ini rusak begitu saja. Pohon-pohon ban­yak yang ditebang dengan berb­agai alasan. Dampaknya, udara di negeri ini kini terasa lebih pa­nas. ‘’Bahkan negeri yang kaya tumbuh-tubuhan ini juga sering kali mengimpor pangan, terma­suk buah-buahan dari negeri lain. Tugas kita sebagai generasi muda adalah mengembalikan kelestarian lingkungan alam kita,’’ katanya.

Hadir pula pada acara ini para instruktur antara lain Kap­ten Tek. Sule, Lettu Lek Zulnae­di, Serma Ferdinan, Gusnadi, Rizal, dan Mayor James Rahadi dari RS AU Atang Sendjaja, Sek­retaris Bogor Hejo Tato Marsito, Amel Amalia Dian Puspitasari.

loading...