BOGOR TODAY – Demo mahasiswa HMI MPO Cabang Bogor di Depan Gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berujung adu jotos dan saling tendang. Hal tersebut dipicu salah satu aparat petugas yang tersulut emosi, lantaran salah seorang mahasiswa merobek surat penolakan aksi yang ditunjukan petugas.

“Dari info yang saya terima dari anak-anak dilapangan, aksi tersebut bermula dari upaya mediasi antara petugas dengan mahasiswa terkait surat penolakan aksi demo yang dikeluarkan Polres Bogor, namun surat yang ditunjukan anggota kami kepada adik-adik mahasiswa disobek hingga timbul aksi saling dorong yang berujung pada kericuhan,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho.

Aksi ini sendiri sebelumnya memang telah dilarang oleh jajaran Polres Bogor dengan keluarnya surat penolakan aksi mengingat kondisi pandemi saat ini. Namun, para mahasiswa tetap melanjutkan aksinya.

Terkait adanya kericuhan tadi, Agus Ridho mengaku akan mempelajari terlebih dahulu kronologinya seperti apa.

“ Yang jelas, kita hanya mengawal aksi adik-adik mahasiswa yang sedang menyuarakan aspirasinya. Jika nanti ditemukan adanya kesalahan dalam mekanisme prosedur pengamanan aksi yang dilakukan anak buahnya, dirinya siap menjatuhkan sanksi,” katanya. (Adit)