DEPOK TODAY – Dinas Tata Ruang Dan Permukiman (Tarkim) Kota Depok Optimis, pembangunan alun-alun rampung pada akhir Desember 2019 tahun ini. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Tata Bangunan Suwandi saat ditemui harian Pelita Baru sebelum pelaksanaan Rakor tertutup Dinas Tarkim.

“Insyaallah akhir Desember tahun ini semuanya rampung dan selesai, karena hanya tinggal pengerjaan rumput dan tanaman saja. Secara scheadule  optimis kita semua sudah selesai, hanya tinggal pemasangan landscape, untuk bangunan utama tidak ada masalah,”katanya.

Suwandi juga menjelaskan, Alun alun yang rencanya akan dibuka untuk umum pada awal 2020 tersebut terdiri dari, Bangunan pendopo, gallery, walking space, menara pandang, kolam retensi, taman bermain anak, taman lansia, plaza ruang terbuka dan dinding mural.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, kendala yang di hadapi memasuki musim hujan, menjadi kendala. Progress Ruang Terbuka Hijau (RTH AA) per 31 Oktober 2019,  Rencana 69,41 % Realisasi  75,16 %  Deviasi  5,75 % (Percepatan). ”Sejauh ini tidak ada kendala, namun sudah memasuki musim hujan, hanya saja ada kendala sedikit karena bulan nya memasuki musim hujan.”Paparnya.

Sementara itu, pembangunan Alun alun tahap kedua mengggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kota Depok yang di gadang gadang menjadi taman bermain kebanggan warga Masyarakat Depok tersebut mengabiskan biaya hingga total Rp 84 Milliar.”Untuk anggaran tahap pertama biaya 32 milliar dan untuk tahap kedua 52 miliar, yaa tinggal di totalkan saja berapa,”ungkapnya.

Pembangunan Alun alun kota Depok mendapatkan apresisasi daro warga sekitar proyek pembangunan, menurut salah seorang warga, mengaku senang dan menjadi ruang ekspresi bagi masayarakat Depok umumnya.”Senang karena ini yang kami tunggu, agar masayarakat ada tempat ekspresi dan berkumpul untuk menyalurkan hobi bagi masayarakat depok,”paparnya. (Areinta)

loading...