BOGOR TODAY – Anggota DPRK Kota Sabang Periode 2014 – 2019, Zulkarni (54) dari Partai Aceh meninggal saat mengikuti kegiatan lemhanas di Mako Paspampres Group C, Jalan Skip, Lawang Gintung, Kota Bogor, Selasa (11/8/2015) siang. Diduga tewasnya Zulkarni dis­ebabkan oleh serangan jantung, karena Zulkarni sudah diperiksa oleh tim medis dan menderita sakit jantung.

Dari data yang dikumpulkan BOGOR TODAY, Zulkarni meninggal setelah ber­main paint ball usai melakukan kegiatan istirahat shalat dan makan. “Usai tem­bak-tembakan pukul 14:30 WIB, anggota DPRK Sabang itu duduk-duduk. Akhirn­ya terjatuh dan tidak sadarkan diri,” un­gkap salah satu pembina lemhanas yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu Anggota DPRD Kota Bo­gor, dari anggota Fraksi Gerindra, Mahpu­di menuturkan, dirinya yang sedang ber­barengan mengikuti kegiatan Lemhanas memang melihat Zulkarni sudah mender­ita sakit sebelum mengikuti kegiatan. “Di­rinya sudah memaki pita putih, jadi yang menderita sakit atau mempunyai penyakit oleh tim medis diberikan putih,” katanya.

Mahpudi melanjutkan, sebelum meninggal Zulkarni sempat dibawa ke RS Melania di Bogor Selatan, akan tetapi nyawanya tidak terselamatkan. “Pada­hal sebelumnya panitia tidak me­maksakan peserta untuk ikut paint ball, karena di­rinya tertarik jadi ikutan. Saat bermain pun terlihat dirinya masih sehat dan kuat. Setelah terjatuh semua panik dan segera melakukan per­tolongan,” jelasnya.

Mahpudi, juga mengatakan, dirin­ya sempat berbincang sesaat sebelum Zulkarni meninggal, karena asalnya sama dari Aceh mereka bercerita tentang perkembangan Aceh. “Kami juga ngobrol persoalan tentang gam. Tidak ada gejala sebelumnya, malah sempat foto-foto ber­sama dengan semua peserta,” katanya.

(Rizky Dewantara)

loading...