CILEGON TODAY – Meski perhatian musim mudik lebih ke arah Jawa Tengah dan Timur, namun tidak sedikit dari masyarakat yang mudik lawan arah menuju Merak untuk ke Banten atau menyeberang ke Pulau Sumatera. Nah, bagi pengemudi mobil pribadi yang akan melewati tol mengarah ke Merak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama mengenai adanya pembangunan infrastruktur berupa perluasan atau penambahan jalur yang sedang dikerjakan di kawasan Balaraja Barat sampai Cikande. Dari pantauan Kompas.com dalam liputan Merapah Trans Jawa 2019, Selasa (21/5/2019), adanya proyek tersebut membuat lajur lambat ditutup barier yang efeknya terjadi sedikit pengurangan ruas jalan. Selain itu, bottleneck atau penyempitan juga masih dijumpai karena akibat perbaikan permukaan jalan pada beberapa ruas. Baca juga: Merapah Trans Jawa 4.0 Mudik Asyik Mudik Inspiratif Dimulai Kondisi ini patut menjadi perhatian, apalagi bagi yang melintas di malam hari. Selain harus tetap konsenterasi, pengemudi baiknya juga bisa mengontrol kecepatan kendaraannya mengingat meski permukaan jalan cenderung mulus, tapi saat ini truk atau angkutan barang yang beroperasi menuju Pelabuhan Merak atau Kawasan Industri masih beroperasi.

 

Namun sebelumnya Astra Infra Gorup, sebagai pihak pengelola mengatakan bila semua kegiatan infrastruktur dipastikan sejak H-10 sampai H+10 akan dihentikan guna memperlancar arus lalu lintas mudik dan balik Lebaran. Barier pembatasan jalan pun akan disingkirkan. Seperti diketahui, Merak menjadi titik nol Tol Trans Jawa yang sudah tersambung penuh hingga Probolinggo, Jawa Timur. Diprediksi dengan adanya tol sepanjang 965 kilometer tersebut, jumlah pemudik kendaraan pribadi dari Sumatera ke Pulau Jawa juga akan mengalami peningkatan yang drastis dibandingkan tahun lalu.(VIANA/PKL/NET)