BOGOR TODAY – Bagi anda penikmat sekaligus pelanggan setia bakso Pa’De Jangkung, kini tak usah lagi jauh-jauh datang ke Kota Bogor. Ya, bakso yang penuh dengan cita rasa toping yang lezat itu kini membuka cabang di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor tepatnya di Jalan Edi Yoso arah stadion Pakansari.

Partner Bisnis sekaligus Owner Kedai Bakso Pa’De Jangkung, Ria Rusty Yulita, mengatakan, hadirnya bakso Pa’De Jangkung di Cibinong itu untuk menjawab permintaan pelanggannya yang ada di daerah Cibinong, dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, kita sudah buka dua cabang di Kota Bogor yaitu di Jalan Sancang dan Bondongan, dan sekarang membuka cabang ke tiga yang berlokasi di Cibinong dekat stadion Pakansari,” kata Ria Rusty Yulita usai grand opening Bakso Pa’De Jangkung.

Wanita yang akrab di sapa Rusty ini menuturkan, bahwa bakso Pa’De Jangkung ini memiliki ciri khas sendiri yang tentunya berbeda dengan bakso-bakso lain pada umumnya, sebab didalam penyajiannya dilengkapi dengan tahu kering crispy dan juga paru kering yang renyah dan lezat.

“Soal harga kita samakan dengan cabang yang ada di Jalan Sancang yaitu mulai dari Rp 18 ribu sampai Rp 22 ribu per porsinya. Dan spesial di acara opening ini kita beri doorprize kepada pengunjung yang beruntung,” ujarnya.

Sementara juru racik atau Pemilik Bakso Pa’De Jangkung, Iman mengatakan, dinamakannya bakso Pa’De Jangkung ini di ambil dari sebutan nama akrabnya yaitu karena memiliki postur tubuh yang tinggi, kemudian berasal dari jawa dengan sebutan Pak De.

Bahkan, Ia menjamin rasa bakso yang ada di kedai barunya itu sama dengan yang ada di Sancang maupun Bondongan. Sehingga tidak perlu diragukan lagi. “Soal rasa kita tetap jaga kualitasnya dan tetap sama dengan yang di Sancang dan Bondongan, karena bahannya kita bawa dari sana,” katanya.

Dengan adanya cabang baru ini, lanjut Pa’De Jangkung, otomatis bahan yang dibuatnya bertambah menjadi 1.200 porsi untuk tiga cabang. “Kalau target di tempat yang baru ini saya belum hitung ya, tapi kalau dilihat di dua cabang yang ada di Kota Bogor biasanya sehari mencapai 300-400 porsi, jadi kita buat bahannya untuk tiga cabang ini sebanyak 1.200 porsi,” ucapnya. (Heri)