maxresdefaultJAKARTA, TODAY-Barcelona tidak mau setengah-setengah. Jika mengunjungi Indonesia mereka ingin membawa serta bintang-bintang utama mereka.

Barcelona punya banyak penggemar di Indonesia, ten­tunya hal ini sudah cukup men­jadi alasan untuk membawa tim tur ke tanah air ketika persia­pan pramusim. Menurut Indo Barca, anggota mereka di Jakar­ta saja berjumlah 12.000 orang.

“Luar biasa rasanya bisa ke Indonesia. Terima kasih banyak, terutama untuk fans kami. Indonesia penting buat kami. Situs kami dalam bahasa Indonesia berada dalam posisi ketiga untuk yang paling sering dikunjungi. Kami sangat ber­terima kasih kepada fans kami di sini,” ujar Managing Director FC Barcelona untuk Asia Pasifik Xavier Asensi, dalam kata sam­butannya pada launching ker­jasama antara Barca dan OPPO di Empirica SCBD, Jakarta, Ka­mis (21/7/2016).

“Ini bukan tentang ke­menangan saja, tapi juga soal bagaimana cara meraih ke­menangan itu. Saya pikir, me­dia dan fans juga paham bahwa begitulah cara kami bermain,” ujar Asensi lagi.

Menanggapi pertanyaan dari fans, mengenai kapan El Barca bakal berkunjung ke Indo­nesia, Asensi menyebut bahwa ia ingin agar timnya berkunjung ketika tak ada turnamen musim panas. Sebab, dengan demikian Barcelona bisa membawa pe­main-pemain bintangnya.

“Pertanyaan yang menge­jutkan. Anda benar dan saya selalu bilang, yang penting bu­kan kemenangannya, tapi juga soal bagaimana cara meraih kemenangannya. Jadi ini bukan soal kuantitas, tapi kualitas,” katanya.

“Jadi, kalau kami ingin ke Indonesia, kami ingin datang dengan Neymar, Lionel Messi, Luis Suarez, dengan pemain-pemain utama kami. Semen­tara, seperti diketahui, banyak pemain kami bertanding di Piala Eropa, Olimpiade. Jadi, kami ingin datang ke Indonesia ketika tidak ada turnamen in­ternasional,” jelasnya.

Tahun depan, tahun 2017, tidak ada turnamen interna­sional. Belum ada yang pasti, tapi ia akan berusaha sebisa mungkin dengan partner un­tuk bisa membawa tim ke sini dengan cara yang tepat (den­gan skuat utama, red).

Seperti diketahui Akademi Barca, La Masia, sudah banyak menelurkan pemain-pemain kelas satu dan banyak di anta­ranya jadi tulang punggung tim utama di kemudian hari.

Dimulai dari Xavi Hernan­dez, Andres Iniesta, Lionel Messi, hingga kini ke masanya Munir El Haddadi, Sergi Rober­to dan Sergi Samper.

Melihat buah manis yang kerap dihasilkan akademi Bar­ca, hasil serupa juga diharapkan bisa ditularkan ke Indonesia. Managing Director Barcelona untuk Asia Pasifik Xavier Asen­si, menyatakan bahwa mungkin saja Barca membuka akademi di Indonesia. Namun, tentunya, kata Asensi, Barca juga membu­tuhkan partner yang tepat.

“Konsep La Masia sangat su­lit untuk diekspor. Karena kami tidak bisa membuat pemain berlatih di sana, lalu pulang lagi. Dia harus menetap di aka­demi,” ujarnya dalam launch­ing kerjasama antara Barca dan OPPO di Empirica SCBD, Jakar­ta, Kamis (21/7/2016).

“Tapi, jika kami bisa mem­buat akademi di Indonesia, ten­tu kami membutuhkan partner yang tepat. Jadi, mengapa ti­dak? Kalau kami mendapatkan partner yang tepat. Kami tidak mau terburu-buru soal ini.”

Pada kesempatan yang sama Asensi juga mengung­kapkan kegembiraannya melihat dukungan fans Bar­ca di Indonesia. Ia juga ber­harap bisa membawa Barca beserta bintang-bintangnya ke Indonesia di masa men­datang. (Imam/net)

loading...