BOGOR TODAY – Rotasi mutasi merupakan hal biasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk penyegaran di tempat kerja yang baru. Seperti halnya dirasakan Mohamad Ade Nugraha (Mohaden) yang hijrah menjadi Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dibawah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kota Bogor menggantikan Marse Hendra Saputra yang menjadi Camat Bogor Utara.

Setelah resmi menjabat di tempat yang baru, Mohaden pun langsung bekerja bahkan disambut dengan beberapa kejadian kebakaran yang terjadi di kota maupun kabupaten Bogor.

Mohaden mengatakan, pada prinsipnya ASN harus bersedia ditempatkan di mana saja dan Ia berjanji akan melaksanakan amanah tersebut sebaik-baiknya. Ia menceritakan, setelah beberapa hari bekerja di tempat yang baru ada sekitar tujuh lokasi terjadi kebakaran.

“Tujuh lokasi itu di antaranya, Sentul, Cimanggu, SMA Negeri 1 Bogor, Katulampa, PD Hasan Tajur, Pandu Raya Bogor Utara dan Gunung Batu. Semua rata-rata konsleting listrik. Kemudian yang di Sentul, kami turut dilibatkan karena Damkar Kota dan Kabupaten Bogor sudah bekerja sama, jadi kalau ada kejadian baik di kota atau kabupaten kita sama-sama saling bantu,” kata Mohaden kepada BogorToday.com.

Lanjut dia, bahwa bekerja di Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan itu menjadi tantangan tersendiri dan harus siap bekerja 24 jam. “Jadi dalam kondisi apapun, bahkan kita sedang tertidur lelap kita harus bangun dan melaksanakan tugas karena itu sudah menjadi tanggung jawab kita. Karena moto kita sigap mesti terlelap, siaga di kala terjaga dan pantang pulang sebelum api padam,” ujar mantan Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Perhubungan tersebut.

Bukan hanya menangani kebakaran saja, di damkar pun memiliki tanggung jawab terkait penyelamatan, seperti mengevakuasi hewan liar, masyarakat yang terjun ke dalam sungai dan sumur, hingga jari tangan orang yang terjepit cincin tidak bisa di lepas menjadi tanggung jawab petugas damkar.

“Jadi sebetulnya tugas kami bukan hanya memadamkan api saja, tetapi dalam penyelamatan juga kita lakukan. Semua anggota kami tentunya sudah dibekali dan apabila masyarakat ada kejadian diwilayahnya bisa langsung telepon ke call center atua atau bisa langsung datang ke posko damkar,” tandasnya. (Heri)