CIBINONG TODAY – Desakan agar Musda DPD KNPI Kabupaten Bogor diselenggarakan Desember 2018 mendatang semakin kencang, mengingat masa bakti Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, M Burhani akan segera berakhir.

Seruan untuk pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor agar bersatu untuk menyelenggarakn Rapimda DPD KNPI Kabupaten Bogor menuju Musda DPD KNPI Kabupaten Bogor
8 Desember 2018 tanpa diundur penyelenggaraannya, ramai diperbincangkan di internal KNPI bahkan di media sosial.

“KNPI harus menujukan jati diri, bahwa KNPI organisasi bukan sayap politik. Jadi tidak ada alasan di undur – undur menunggu Pileg dan Pilpres yang waktunya jauh masih lama setelah SK selesai, hanya ketidak mampuan saja kalu harus diundur. Kita MPI siap melaksanaka Musda kalu pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor tidak mampu melaksanakan Musda sesuai jadwal,” ” ujar Syarif Hidayat yang juga mantan pengurus di DPD KNPI Kabupaten Bogor.

Menurut Syarif, organisasi itu sifatnya kolektif kolegial, dirinya meminta agar para pengurus DPD KNPI konsent terhadap SK yang sudah akan habis masa jabatannya. Syarif meminta semua pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor jangan diam melihat kondisi ini.

“Temen – temen di KNPI jangan diam saja dengan kondisi ini, saya yakin temen – temen di KNPI paham organisasi, secepatnya rapat untuk mensikapi dan ambil keputusan bersama jangan sampai KNPI Kabupaten Bogor secara lembaga berdampak buruk,” tegas pria yang akrab disapa Kampleng.

Isu yang berkembang, rupanya banyak peminat yang iningin duduk di kursi pemuda nomor satu di Bumi Tegar Beriman. Beberapa nama disebut calon kuat seperti, Agus Budi, Fiqri, Achmad Hidayat (Daday, red) dan sejumlah nama lainnya. (Iman R Hakim)