BOGOR TODAY – Wali Kota Bogor Bima Arya kembali merombak atau melantik struktural dan fungsional di lingkungan kerja Pemerintahan Kota Bogor, Kamis (6/8/2020) siang.

Dalam pelantikan tersebut ada 306 orang yang di rotasi dan mutasi, mulai dari kasi-kasi di kelurahan dan kecamatan, belasan lurah dan dua camat yakni Camat Bogor Utara dan Tanah Sareal. Selain itu, para kabid dan juga sekretaris dinas.

Bima mengatakan, perombakan ini dilakukan karena sebagian ada yang pensiun sehingga di isi oleh pejabat yang baru. Dia menyebut, para pejabat yang dilantik itu merupakan kabinet Covid19 di Kota Bogor. Sebab, mereka harus siap bergerak dan berjiwa petarung untuk berperang memenangkan covid19.

“Totalnya ada 306 orang. Jika mereka tidak siap untuk bergerak melawan atau berperang memenangkan covid, ya resikonya di geser dan di bulan oktober akan ada rotasi lagi, kita geser terus. Ini kan camat lurah bertanggung jawab atas detektif covid, di situ ada unit lacak dan unit pantau, kuncinya di situ mitigasi di situ kita evaluasi, sehingga bisa pencegahan penularan di situ,” kata Bima kepada wartawan di Balaikota Bogor.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, Taufik mengatakan, sejumlah pejabat yang hari ini dilantik itu diantaranya ditempatkan di bagian adiministrator, pengawas dan fungsional. “Yang paling banyak di struktural ya, ada 18 lurah dan 2 camat yang di rotasi,” ujarnya.

Dia menyampaikan dua camat yang dirotasi itu diantaranya, Marse Hendra Saputra yang sebelumnya Kepala Bidang Pemadam Kebakaran kini menjabat sebagai Camat Bogor Utara menggantikan Dudi Fitriadi yang dirotasi ke Dinas Arsip dan Perpustakaan sebagai sekretaris dinas. Sedangkan Sahib Khan mantan Sekretaris DPRD Kota Bogor menjadi Camat Tanah Sareal menggantikan Asep Kartiwa yang kini menjabat Kabag Kemas di Sekretariat Daerah Kota Bogor. (Heri)