BOGOR TODAY – Bangunan ruko di Blok C Pasar Cisarua, Kabupaten Bogor mulai dibongkar. Kepulan debu menghiasi sekelilingnya dan menjadi tontonan warga sekitar.

Padahal, revitalisasi pasar tersebut masih menyisakan tanda tanya. Sebab, sejumlah pedagang terutama yang memiliki surat Akta Jual Beli (AJB) masih mempertanyakan terkait alas hak yang belum juga dijelaskan oleh pihak pengelola pasar.

Mereka menilai pembongkaran ruko tersebut dilakukan secara sepihak dan mereka pun mengaku kecewa. Hal ini diungkapkan salah seorang pedagang Blok C Pasar Cisarua, Yayan Sopian.

Ia mengaku kecewa atas pembongkaran ruko yang selama ini menjadi tempat mata pencahariannya. Ia mengungkapkan, bahwa surat AJB yang dimilikinya seolah tak dipedulikan oleh pengelola pasar dalam hal Kepala Unit Pasar Cisarua. Menurutnya, dia beserta pedagang lainnya sampai ini saat belum mendapat informasi yang jelas terkait haknya selaku pemegang AJB.

“Meski pembongkaran tengah berlangsung, saya akan tetap berjuang meminta hak dan juga keadilan sesuai dengan apa yang saya miliki selama ini karena disana ada hak saya sesuai AJB sewaktu membeli ruko dengan ukuran 4,5 x 8 meter persegi,” kata Yayan.

Dia bersama rekan yang juga memegang bukti AJB berjanji tidak akan mundur selangkahpun dalam memperjuangkan haknya tersebut. “Saya tetap pada pendirian yang pertama. Kalau saja pihak Kepala Pasar bisa menjelaskan secara mendetail dan jawabannya bisa memuaskan kami terkait bukti kepemilikan AJB tersebut, maka akan kami akui bahkan mungkin kami legowo. Tetapi kalau masih begini terus ya kemanapun akan tetap saya kejar dan perjuangkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa dia bersama rekan yang memiliki AJB akan mengadukan permasalahan ini ke wakil rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Bogor. “Iya intinya begini, buat apa saya cape-cape kalo gak punya dasarnya mah. Apakah kami yang punya surat ini akan dibebankan biaya atau tidak pada saat nanti pindah ketempat semula meskipun jadi kios bukan ruko lagi atau aturan mainnya itu seperti apa?” tanyanya.

“Rumah saya di Tugu Selatan, kebetulan berdekatan dengan rumah wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ya, saya akan coba mengadukan hal ini kepada beliau,” tutupnya. (Heri)