BOGOR TODAY – Kota Bogor belum aman dari virus corona. Bahkan dengan masifnya rapid tes dan swab test yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19, kasus ini makin meluas dan menyebar.

Enam kecamatan yang ada di Kota Bogor, hampir semua wilayah di tingkat kelurahan berlabel zona merah dan Kecamatan Bogor Utara saat ini menjadi satu-satunya wilayah yang semuanya zona merah. Hal ini pun dibenarkan Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra kepada BogorToday saat ditemui di acara donor darah yang berlangsung di kantornya, Sabtu (22/8/2020).

Marse mengatakan, dalam dua dua hari kebelakang kasus covid-19 yang diwilayahnya ada penambahan sebanyak 3 orang, sehingga total per hari ini menjadi 47 orang yang terkonfirmasi positif secara akumulatif.

“Hari ini ada 47 yang akumulatif terkonfirmasi positif, penambahan 3 dari 2 hari yang lalu. Bahkan sebenarnya satu minggu kebelakang ini tidak ada penambahan dan baru dua hari kemarin ada penambahan. Jadi total 47 yang terkonfirmasi positif akumulatifnya,” kata Marse.

Kendati demikian, lanjut Marse, setelah di kroscek data ada beberapa yang sudah dinyatakan sembuh, sehingga total yang positif aktif itu ada 27 orang.

Dia menuturkan, sebanyak 47 yang terkonfirmasi positif secara akumulatif itu tersebar di delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Bogor Utara, dan Ia pun menyebut Kelurahan Bantarjati merupakan wilayah penyumbang terbanyak yakni mencapai 16 orang terkonfirmasi positif.

“Untuk sampai saat ini yang terbanyak masih Bantarjati, dengan terkonfirmasinya ada 16 orang, tapi setelah kita kroscek yang positif aktifnya itu tinggal 8 lagi. Dimana 5 orang yang isolasi mandiri idi rumahnya itu masih menunggu hasil tes terakhir, kemudian yang 3 orang lagi masih menjalani isolasi di rumah sakit,” tuturnya.

Masih kata Marse, sumber atau klaster covid yang terjadi di Bogor Utara itu sebagian besar bersumber dari klaster keluarga. Sedangkan masyarakat yang terkonfirmasi positif paling muda di bawah 20 tahun dan paling tua diatas 60 tahun.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat yang terkonfirmasi positif itu untuk selalu berpikir positif karena dengan berpikir positif akan meningkatkan daya tahan tubuh atau imun-nya. Kemudian bagi warga yang berada disekitarnya untuk selalu membantu dan mensupport kepada pasien tersebut.

“Jadi jangan sampai mengucilkan, kita harus bantu dan suppor, karena ini menjadi tanggung jawab kita semua. Dan terakhir disiplin, selalu jaga jarak, gunakan masker, cuci tangan, mandi, hindari kerumunan, hindari juga yang keluar rumah yang tidak penting atau urgen,” pungkasnya. (Heri)